Bupati M Syukur Tampilkan Budaya Merangin di PKD Jambi, Dorong Pelestarian Adat dan UMKM

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:51:13 WIB - Dibaca: 32 kali

Bupati Merangin M Syukur bersama Ketua TP PKK Kabupaten Merangin memasuki panggung utama saat pembukaan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kabupaten Merangin di Taman Mini Melayu Jambi, Jumat (26/6/2026) malam.
Bupati Merangin M Syukur bersama Ketua TP PKK Kabupaten Merangin memasuki panggung utama saat pembukaan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kabupaten Merangin di Taman Mini Melayu Jambi, Jumat (26/6/2026) malam. (Rahim)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Bupati Merangin M Syukur bersama Ketua TP PKK Kabupaten Merangin menjadi sorotan saat menghadiri pembukaan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kabupaten Merangin bertema "Menjemput Tuah, Merawat Marwah Adat Merangin" di Taman Mini Melayu Jambi (Arena Eks MTQ), Jumat (26/6/2026) malam.

Mengenakan busana adat bernuansa merah marun, Bupati M Syukur dan Ketua TP PKK Kabupaten Merangin berjalan memasuki panggung utama sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan yang mengangkat kekayaan budaya serta kearifan lokal Bumi Tali Undang Tambang Teliti.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. bersama Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, S.E. Pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri kepala daerah, tokoh adat, pelaku seni, pelaku UMKM, serta masyarakat dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.

Sebagai tuan rumah penyelenggara PKD tahun ini, Pemerintah Kabupaten Merangin menampilkan berbagai kekayaan budaya melalui pameran anjungan, pagelaran seni tradisi, diskusi kebudayaan hingga lokakarya pelestarian warisan budaya. Beragam produk unggulan UMKM Merangin juga dipromosikan kepada para pengunjung.

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Merangin yang telah sukses menyelenggarakan Pekan Kebudayaan Daerah. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi media penting untuk memperkenalkan budaya daerah sekaligus membangkitkan sektor ekonomi masyarakat.

"Saya berharap kegiatan Pekan Kebudayaan Daerah dapat terus dioptimalkan menjadi ruang untuk memfasilitasi keragaman dan interaksi budaya, serta menjadi ruang bersama dalam semangat saling menghargai," ujar Al Haris.

Gubernur juga menegaskan pentingnya menghidupkan kembali Taman Mini Melayu Jambi sebagai pusat pelestarian budaya daerah. Ia mengajak seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk merawat anjungan masing-masing dengan menampilkan kekhasan budaya serta produk UMKM.

"Harapan kita dengan adanya pekan budaya ini, budaya kita hidupkan kembali dan UMKM kita hidupkan kembali agar masyarakat dapat meningkatkan perekonomian. Usaha-usaha rumahan diharapkan kembali bergairah," katanya. (Rhm)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA