JAMBIPRIMA.COM,. JAKARTA — PetroChina International Jabung Ltd (PCJL) kembali menorehkan prestasi membanggakan di industri migas nasional. Perusahaan berhasil meraih sertifikasi ISO 9001:2015 (Manajemen Mutu), sekaligus memperbarui ISO 14001:2015 (Manajemen Lingkungan) dan ISO 45001:2018 (Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja).
Ketiga sertifikasi tersebut diterbitkan oleh lembaga sertifikasi global National Quality Assurance (NQA) setelah PCJL melalui proses audit dua tahap yang ketat dan komprehensif. Tahap pertama berupa pemeriksaan dokumen berlangsung pada 21 Agustus 2025, disusul tahap kedua berupa observasi lapangan dan verifikasi penerapan standar di seluruh area operasi pada 22–25 September 2025.
Dalam industri hulu minyak dan gas bumi, keberhasilan memperoleh sertifikasi ISO menjadi tolok ukur penting untuk menjamin keandalan, keselamatan, dan keberlanjutan operasional. Standar ini memastikan seluruh proses perusahaan dijalankan secara terstruktur, terdokumentasi, dan sejalan dengan prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).
Pencapaian ini semakin bermakna karena PCJL mengintegrasikan ketiga standar ISO tersebut ke dalam satu kerangka kerja terpadu bernama PRIME (PetroChina Requirement for Operational HSSE Execution). Program yang diluncurkan pada Agustus 2024 ini merupakan hasil kolaborasi lintas departemen, dengan dukungan tim ISO dari berbagai unit kerja serta proses gap analysis menyeluruh.
Melalui PRIME, PCJL menerapkan pendekatan proaktif dan berkelanjutan untuk menanamkan nilai-nilai tanggung jawab lingkungan, kesehatan, dan keselamatan kerja ke dalam setiap aktivitas bisnis. Langkah ini memperkuat posisi PCJL sebagai perusahaan energi yang bertanggung jawab dan berkomitmen terhadap praktik operasi berkelanjutan di Indonesia.
Ke depan, PCJL menegaskan akan terus memperkuat sistem manajemen di seluruh lini operasi untuk memastikan bisnis yang efisien, aman, dan berkelanjutan, serta mendukung pemerintah Indonesia dalam menciptakan industri hulu migas yang kompetitif dan berdaya saing global.
Sementara itu, pengamat energi Rinto Pudyantoro menilai pencapaian tersebut menjadi bukti kuat bahwa PCJL memiliki sistem manajemen yang terstruktur, konsisten, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.
“Sertifikasi ISO merupakan pengakuan internasional bahwa perusahaan telah memenuhi standar tinggi dalam mutu, keselamatan, dan pengelolaan lingkungan. Di industri migas yang berisiko tinggi, ISO menjadi fondasi penting untuk memastikan kepatuhan, efisiensi, dan kepercayaan publik,” ujar Rinto.
Ia menambahkan, penerapan ISO 9001 menjamin mutu dan efisiensi kerja, ISO 14001 memperkuat pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, dan ISO 45001 memastikan keselamatan tenaga kerja sebagai prioritas utama.
“Dengan sertifikasi ini, PetroChina membuktikan diri mampu mengelola operasional secara aman, efisien, dan sesuai standar internasional. Ini bukan hanya soal pengakuan, tetapi juga bentuk tanggung jawab terhadap pekerja, lingkungan, dan masyarakat,” pungkasnya. (Lil)
#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #DinasLingkungan #Jakarta #Jambi #PCJL
85 Jamaah Calon Haji Kloter 22 Asal Tebo Resmi Diberangkatkan ke Tanah Suci
F-BPM Sebut KUA Tabir Sesat, Kanwil Kemenag Jambi: Nikah Tak Harus Pakai Baju Pengantin
Warga Keluhkan Syarat Nikah Ulang di KUA Tabir, Biaya Baju Pengantin Jadi Sorotan
Pemkot Jambi Mulai Tutup TPS Pinggir Jalan, Sistem Angkut Sampah Rumah ke Rumah Diperluas
Pertamina dan Princeton Digital Group Jalin Kemitraan Strategis Pemanfaatan HVO, Ini Tujuannya