JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Angka pengangguran di Provinsi Jambi kembali mengalami penurunan pada Agustus 2025. Namun, penurunan tersebut masih tergolong tipis dan belum cukup mengimbangi laju pertumbuhan penduduk usia kerja.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat, jumlah pengangguran pada Agustus 2025 mencapai 82,35 ribu orang, turun sekitar 3,7 ribu orang dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 86 ribu orang.
“Secara absolut, pengangguran berkurang sekitar 4 ribu orang dalam setahun terakhir,” ujar Kepala BPS Provinsi Jambi, Agus Sudibyo, saat memaparkan data resmi ketenagakerjaan, Kamis (6/11/2025).
Meski demikian, Agus menilai tantangan ketenagakerjaan di Jambi masih cukup berat. Jumlah penduduk usia kerja terus meningkat dan menekan pasar tenaga kerja. Pada Agustus 2025, penduduk usia kerja mencapai 2,83 juta orang, naik 41,9 ribu orang dibanding Agustus 2024. Dari jumlah tersebut, 1,93 juta orang masuk dalam kelompok angkatan kerja.
Ironisnya, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) justru mengalami penurunan. TPAK Agustus 2025 tercatat sebesar 68,37 persen, turun 0,49 persen poin dibanding tahun lalu. Rinciannya, TPAK laki-laki 85,60 persen dan perempuan 50,63 persen, keduanya sama-sama turun dari tahun sebelumnya.
Sementara itu, sektor-sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja di Jambi adalah pendidikan, industri pengolahan, serta perdagangan dan pengangkutan. Masing-masing menyerap sekitar 13,6 ribu, 7,3 ribu, dan 6,1 ribu pekerja.
“Penurunan angka pengangguran memang ada, tapi belum sebanding dengan bertambahnya jumlah penduduk usia kerja. Ini masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah untuk memperluas lapangan kerja,” tegas Agus.
Ia menambahkan, ke depan dibutuhkan strategi yang lebih agresif dan inovatif agar pertumbuhan ekonomi daerah dapat menciptakan kesempatan kerja yang lebih luas dan berkelanjutan. (Ahmad)
#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #GubernurJambi #Jambi #DPRD #WalikotaJambi
Dialog Publik Pengelolaan Sampah di Kota Jambi Tampung Berbagai Masukan Masyarakat
Heboh! WNA Asal Tiongkok Dijemput Imigrasi di Tebo, Diduga Terkait Jaringan Perdagangan Orang
Cek Endra Tanam Perdana Sawit 15 Hektar di Sarolangun, Doa Bersama Warnai Awal Investasi Perkebunan
Pro-Kontra OPBM Terjawab, Akademisi hingga Tokoh Masyarakat Kompak Dukung Kota Jambi Bersih
Temuan BPK Rp451 Juta pada Proyek Rabat Beton 2024, Eryanto Sebut Kontraktor Sudah Angsur
Kemenag Jambi Batasi Penggunaan HP di Madrasah, Guru dan Siswa Dilarang Aktifkan Ponsel Saat KBM
Pemkab Tebo Gelar Rapat Lanjutan Soal Konflik Lahan Warga Puntikalo dan TNI AD