JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, mencatat sebanyak 76 kasus demam berdarah dengue (DBD) terjadi sejak Januari hingga November 2025. Seluruh pasien dilaporkan telah berhasil ditangani dan dinyatakan sembuh.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Tebo, Ary Setiawan, mengatakan jumlah kasus DBD tahun ini hampir sama dengan tahun sebelumnya. “Dari Januari hingga November ada 76 kasus DBD, dan semuanya sudah sembuh,” ujar Ary, Senin (10/11/2025).
Menurutnya, sebaran kasus DBD terbanyak terjadi di wilayah kerja Puskesmas Tebo Tengah, sementara jika dilihat per kecamatan, Muara Tabir mencatat jumlah kasus tertinggi, yakni 17 kasus, dengan sebaran terbesar di Puskesmas Bangun Seranten sebanyak 10 kasus.
“Kasus terakhir ada enam pasien, dan per hari ini mereka sudah diperbolehkan pulang,” jelas Ary.
Selain Muara Tabir, wilayah lain yang cukup terdampak di antaranya Tebo Tengah (13 kasus), Rimbo Bujang (9 kasus), Pintas Tuo (7 kasus), serta beberapa wilayah lain dengan jumlah kasus di bawah lima.
Dinkes Tebo terus mengimbau masyarakat agar aktif melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di lingkungan masing-masing untuk mencegah penyebaran penyakit DBD.
"Setiap puskesmas kami minta menggalakkan kembali kegiatan PSN dan melakukan penelusuran sumber penularan untuk kemudian dilakukan fogging fokus,” pungkas Ary. (ARD)
#Jambiprima.com #Berita # #Tabo #Jambi #DPRD #BupatiTebo
Rakerda Pramuka Jambi 2026 Digelar, Bahas Evaluasi dan Program Kerja
Disperindag Tebo Tegur Ritel Modern Soal Kembalian Permen dan Pembulatan Harga
Sidang PETI Punti Kalo Berlanjut, JPU Siapkan Saksi Tambahan dan Ahli
Satpol PP Tebo Siap Lelang Ternak Liar, Penertiban Segera Digelar
Parah! 3 Titik Jalan Nasional Niam–Lubuk Tenggelam, Akses Tebo ke Tanjab Barat Putus
Bocah 4 Tahun Asal Makassar Diculik dan Dijual Rp80 Juta ke Suku Anak Dalam di Jambi