Dua Mobil Terbakar di SPBU Sungai Bengkal, Api Panikkan Warga

Jumat, 28 November 2025 - 17:54:43 WIB - Dibaca: 2204 kali

Petugas dan warga berupaya memadamkan kobaran api dari dua mobil yang terbakar di area SPBU Sungai Bengkal, Tebo Ilir, Kamis (27/11/2025). Kepulan asap tebal tampak membubung tinggi sebelum api berhasil dikendalikan.
Petugas dan warga berupaya memadamkan kobaran api dari dua mobil yang terbakar di area SPBU Sungai Bengkal, Tebo Ilir, Kamis (27/11/2025). Kepulan asap tebal tampak membubung tinggi sebelum api berhasil dikendalikan. (ARD)

JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Kepanikan terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 243.7240 Desa Sungai Bengkal, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 17.45 WIB. Dua unit mobil mendadak terbakar saat berada di area SPBU, memicu kepulan asap pekat dan kobaran api yang membuat warga serta konsumen berlarian menyelamatkan diri.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Tebo, Riswan Pasaribu, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menjelaskan, satu dari dua mobil yang terbakar berhasil dipadamkan lebih dulu oleh petugas SPBU menggunakan alat pemadam ringan. Sementara satu unit lainnya dievakuasi menjauh dari dispenser BBM oleh petugas Damkarmat Pos Tebo Ilir yang tiba di lokasi bersama warga sekitar.

“Satu mobil bisa dikendalikan petugas SPBU, dan satu lagi berhasil kami evakuasi keluar area SPBU sebelum api membesar. Penanganan dilakukan bersama masyarakat yang ikut membantu,” ujar Riswan, Jumat (28/11/2025).

Berdasarkan laporan awal anggota Damkarmat di lapangan, kebakaran diduga dipicu korsleting atau percikan arus listrik pada salah satu kendaraan. Namun penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut dan akan dikoordinasikan dengan pihak kepolisian.

Riswan menambahkan, petugas Damkarmat bergerak cepat setelah menerima laporan. Dengan respon time sekitar 11 menit, satu unit armada dari Pos Tebo Ilir tiba dan langsung melakukan pemadaman. Api dinyatakan berhasil dikendalikan sepenuhnya atau status hijau sekitar pukul 18.15 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp80 juta akibat dua mobil yang mengalami kerusakan berat.

“Syukurnya tidak ada korban jiwa. Untuk kerugian material ditaksir sekitar delapan puluh jutaan. Petugas masih mendalami penyebab pasti kebakaran untuk memastikan langkah pencegahan ke depannya,” tutup Riswan.

Insiden ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan pengecekan sistem kelistrikan kendaraan sebelum memasuki area rawan seperti SPBU. (ARD)

 

 

 

 

#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #Tebo #Jambi #DPRD #BupatiTebo 





BERITA BERIKUTNYA