JAMBIPRIMA.COM,. MERANGIN, - Warga Kecamatan Tabir mempertanyakan kualitas pembangunan proyek turap di area Puskesmas Rantau Panjang, Kelurahan Pasar Rantau Panjang. Proyek yang bersumber dari APBD Merangin tersebut dinilai tidak dikerjakan secara maksimal dan terkesan asal-asalan.
Salah satu warga, Yadi, mengungkapkan kekecewaannya terhadap mutu pengerjaan proyek tersebut. Menurutnya, proses pekerjaan yang dilakukan kontraktor tidak sesuai standar dan jauh dari kualitas yang diharapkan masyarakat.
“Lubang yang sudah digali hanya diisi sedikit campuran cor, lalu tanah galian itu dimasukkan kembali. Cakar ayam saja hanya memakai besi kecil seperti lidi. Itu pun terlihat tanpa pengawasan dari dinas maupun konsultan,” ujarnya.
Yadi menambahkan, kondisi tersebut sangat disayangkan mengingat proyek menggunakan anggaran negara. Ia menilai kontraktor bekerja seenaknya dan berpotensi merugikan keuangan daerah.
“Negara sedang kesulitan mengeluarkan anggaran. Jadi setiap proyek harus dikerjakan dengan kualitas terbaik. Ini uang negara, bukan uang pribadi,” tegasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Merangin, Sony, saat dikonfirmasi media, mengaku belum mengetahui secara detail kondisi di lapangan. Ia menegaskan bahwa kontraktor seharusnya bekerja sesuai aturan dan menjaga kualitas pekerjaan.
“Kontraktornya saya belum tahu, nanti saya tanyakan kepada Sekretaris Dede. Yang jelas, pekerjaan harus dikerjakan dengan baik karena ini menggunakan uang negara,” ujarnya singkat.
Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan pengecekan serta memastikan pengerjaan proyek turap tersebut sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan. (Lil)
#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #Merangin #Jambi #DPRD #BupatiMerangin
Rakerda Pramuka Jambi 2026 Digelar, Bahas Evaluasi dan Program Kerja
Satpol PP Tebo Siap Lelang Ternak Liar, Penertiban Segera Digelar
Parah! 3 Titik Jalan Nasional Niam–Lubuk Tenggelam, Akses Tebo ke Tanjab Barat Putus
Pendataan Koperasi Bermasalah di Tebo Terkendala Anggaran dan Armada
Jadwal Vaksinasi CJH Tebo 2026 Belum Pasti, Dinkes Tunggu Finalisasi Data Jamaah