JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Pengawasan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Jambi semakin diperketat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Hal ini dilakukan guna memastikan pasokan energi tetap stabil di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat. Untuk itu, BPH Migas bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel serta Polresta Jambi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU beberapa waktu lalu.
Sidak dilakukan untuk mendeteksi potensi kecurangan, mulai dari praktik pelangsiran BBM bersubsidi hingga dugaan permainan oknum SPBU yang bekerja sama dengan pihak tertentu demi keuntungan pribadi. Namun hingga kini, hasil resmi terkait jumlah SPBU yang melanggar maupun sanksi yang dijatuhkan masih menunggu laporan final dari tim terpadu.
Kapolresta Jambi, Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, memastikan bahwa pihaknya tengah mengumpulkan data lengkap terkait temuan di lapangan. Ia menegaskan, proses pendalaman tetap berjalan secara profesional dan menyeluruh.
“Ini kan sifatnya tim, nanti akan saya cek,” ujarnya saat ditemui usai pelepasan bantuan untuk wilayah terdampak banjir Sumatera di Mako Damkartan, Selasa (9/12/2025).
Menurut Boy, Polresta Jambi telah berkoordinasi dengan Wali Kota Jambi setelah menerima banyak keluhan masyarakat terkait maraknya pelangsir BBM bersubsidi. Aktivitas ilegal tersebut kerap menyebabkan antrean panjang di SPBU hingga mengganggu kelancaran distribusi kepada konsumen umum.
“Kalau masih juga bandel, pendekatan hukum akan dilakukan nantinya,” tegasnya.
Selain membidik pelangsir, polisi juga sedang mendalami dugaan adanya SPBU yang menerima setoran atau melakukan kerja sama diam-diam dengan pelangsir BBM bersubsidi. Praktik ini sangat merugikan masyarakat dan dapat menyebabkan pasokan BBM habis lebih cepat dari seharusnya.
Ketika ditanya apakah sudah ada SPBU yang diproses hukum, Boy menegaskan penyelidikan masih berlangsung.
“Masih kita dalami,” tambahnya. Pemerintah berharap melalui sidak terpadu yang melibatkan BPH Migas, Pertamina, dan aparat kepolisian ini, distribusi BBM selama periode Nataru berlangsung aman, lancar, dan bebas kecurangan. Langkah pengawasan ketat ini juga diharapkan mampu menekan praktik ilegal yang selama ini meresahkan masyarakat, sekaligus memastikan stok BBM tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan mobilitas warga Kota Jambi.
Dengan penegakan hukum yang tegas dan terkoordinasi, pemerintah ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa kekhawatiran akan kelangkaan BBM, terutama pada momen libur panjang akhir tahun. (ahmad)
#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #GubernurJambi #Jambi #DPRD #WalikotaJambi
Bunda PAUD Tebo Paparkan Komitmen Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini di Podcast Inspiratif
PetroChina Serahkan 2 Ambulans untuk RS Adhyaksa Jambi, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
Tebo Dipastikan Dapat 480 Bedah Rumah, Ribuan RTLH Masih Menunggu Bantuan
Bupati M Syukur Tampilkan Budaya Merangin di PKD Jambi, Dorong Pelestarian Adat dan UMKM
Hesti Haris Serahkan Santunan untuk Ribuan Anak Yatim dan Difabel di Peringatan 10 Muharram
Cek Endra: Ketahanan Energi Kunci Stabilitas Ekonomi, Dukung Percepatan 118 Blok Migas Baru
APSI Jambi Apresiasi Wali Kota Maulana: Posbankum Hadir di 68 Kelurahan Perkuat Akses Keadilan