Tumpahan Solar PT KTA Mengalir ke Parit, Picu Kebakaran di Lingkar Selatan Jambi

Sabtu, 20 Desember 2025 - 17:58:08 WIB - Dibaca: 1570 kali

Petugas Damkartan Kota Jambi menyemprotkan air bercampur liquid foam saat memadamkan api yang dipicu tumpahan solar di kawasan Jalan Lingkar Selatan, Jambi Selatan.
Petugas Damkartan Kota Jambi menyemprotkan air bercampur liquid foam saat memadamkan api yang dipicu tumpahan solar di kawasan Jalan Lingkar Selatan, Jambi Selatan. (Ahmad)

JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Tumpahan minyak solar dari gudang milik PT Kerinci Toba Abadi (KTA) yang terjadi beberapa waktu lalu rupanya tidak hanya menggenangi badan jalan, tetapi juga merembes dan mengalir jauh hingga ke parit-parit serta kanal kecil di kawasan Paal Merah, Kecamatan Jambi Selatan. Kondisi ini diduga kuat menjadi pemicu kebakaran yang terjadi di Jalan Lingkar Selatan, Sabtu (20/12/2025) siang.

Informasi di lapangan menyebutkan, insiden tumpahan solar pertama kali terjadi pada Senin (15/12/2025) dini hari. Sejak itu, minyak terlihat menyebar mengikuti aliran air dan mengendap di sejumlah titik, termasuk di sekitar permukiman warga. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran karena berpotensi memicu kebakaran kapan saja.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, Mustari Affandi, mengingatkan bahwa solar yang telah masuk ke saluran air sangat berbahaya, terlebih jika terpapar sumber api sekecil apa pun.

“Solar itu sudah mengalir sampai ke parit-parit. Ini sangat rawan, karena kalau ada api sedikit saja bisa langsung menyambar,” tegas Mustari.

Sebagai langkah antisipasi, Damkartan telah meminta jajaran pemerintah wilayah mulai dari camat, lurah hingga RT untuk segera melakukan penanganan darurat terhadap parit dan lubang yang terkontaminasi solar.

“Lubang atau parit yang sudah terkena solar bisa ditutup menggunakan pasir atau disedot. Jangan dibiarkan terbuka,” ujarnya.

Menurut Mustari, jika solar dibiarkan mengendap dalam waktu lama, risikonya akan semakin besar, terutama saat kondisi parit mengering akibat panas. Situasi makin berbahaya apabila ada yang membuang puntung rokok sembarangan atau aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi. Apalagi di area tersebut terdapat bengkel dan aktivitas lain yang rawan menimbulkan percikan api.

Terkait kebakaran yang terjadi pada Sabtu siang, Mustari memastikan api berhasil dipadamkan cepat oleh tim Damkartan. Petugas menggunakan air campuran cairan liquid foam khusus untuk memutus reaksi api pada bahan bakar minyak.

Selain memadamkan api, tim juga melakukan pendinginan di titik sekitar lokasi untuk mencegah kobaran api kembali muncul di area yang masih terkontaminasi solar.

“Kami menggunakan sekitar 17.500 liter air dan 30 liter liquid foam BindOil. Alhamdulillah api berhasil dipadamkan dengan aman tanpa menimbulkan dampak lanjutan,” tutupnya.

Kasus ini menjadi perhatian serius dan diharapkan pihak terkait segera melakukan penanganan menyeluruh agar tidak terjadi kebakaran susulan dan tidak membahayakan keselamatan warga. (Ahmad)

 

 

 

 

#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #GubernurJambi #Jambi #DPRD #WalikotaJambi 





BERITA BERIKUTNYA