Program Makan Bergizi Gratis di Jambi Sentuh 125 Ribu Warga, Tantangan Masih Membayangi

Senin, 22 Desember 2025 - 19:32:36 WIB - Dibaca: 1388 kali

Ilustrasi
Ilustrasi (www.trennewsnusantara.id)

JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Jambi terus menunjukkan perkembangan positif. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Kementerian Keuangan Provinsi Jambi mencatat hingga Triwulan III 2025, sebanyak 125.329 penerima manfaat telah merasakan langsung manfaat program tersebut.

Kepala Seksi PPA 2C Kanwil DJPb Jambi, Mustaqim Siga, mengungkapkan bahwa program MBG yang resmi diluncurkan pada 17 Februari 2025 ini mengalami progres yang cukup menggembirakan, baik dari sisi cakupan wilayah maupun sasaran penerima.

“Hingga Triwulan III 2025, program MBG telah didukung 40 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di delapan kabupaten/kota. Kota Jambi menjadi daerah dengan pusat operasional terbanyak,” ujarnya.

Program ini menyasar berbagai kelompok penerima, mulai dari pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA, serta kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Kehadiran program MBG diharapkan mampu meningkatkan ketahanan gizi masyarakat sekaligus mendukung kualitas kesehatan generasi mendatang.

Namun demikian, Mustaqim tidak menutup mata bahwa pelaksanaan program masih menghadapi sejumlah tantangan. Hingga saat ini capaian program dinilai masih belum maksimal jika dibandingkan dengan target yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Beberapa kendala utama antara lain koordinasi pelaksanaan MBG yang dinilai belum optimal, pembentukan Satuan Tugas (Satgas) MBG yang masih dalam tahap finalisasi, serta fluktuasi harga bahan pokok yang belum stabil sehingga mempengaruhi proses distribusi dan keberlanjutan pasokan.

Selain itu, rendahnya keterlibatan UMKM dan pihak swasta sebagai pemasok bahan pangan juga menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera dibenahi. Pendaftaran SPPG yang masih terbatas turut memperlambat perluasan cakupan layanan.

Sebagai langkah solusi, Kanwil DJPb mendorong agar Koperasi Desa Merah Putih dan lembaga ekonomi lokal dapat berperan sebagai supplier MBG. Diharapkan langkah ini tidak hanya memperkuat pelaksanaan program, tetapi juga mampu memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah, khususnya dalam memperkuat pelaku usaha lokal.

Mustaqim juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal pelaksanaan program strategis nasional ini.

“Kami meminta Pemerintah Provinsi Jambi meningkatkan komitmen, sinergi, dan komunikasi dengan Forkopimda melalui pertemuan rutin serta mekanisme komunikasi terpadu yang mudah diakses. Ini penting untuk memastikan progres MBG berjalan sesuai harapan,” tegasnya.

Dengan segala tantangan yang ada, Pemerintah berharap program Makan Bergizi Gratis tetap mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jambi, sekaligus menjadi upaya bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. (Ahmad)





BERITA BERIKUTNYA