JAMBIPRIMA.COM,. SAROLANGUN– Di tengah momentum libur Natal dan Tahun Baru, Anggota MPR RI sekaligus Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Drs. H. Cek Endra, memilih kembali ke kampung halaman dan menyapa masyarakat Sarolangun. Namun kepulangannya bukan sekadar silaturahmi, melainkan juga membawa pesan kebangsaan yang kuat melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI.
Kegiatan yang digelar di Sekretariat DPD Golkar Sarolangun ini berlangsung khidmat dan penuh antusias. Hadir jajaran pengurus inti Partai Golkar, kader militan, serta tokoh masyarakat. Turut mendampingi Ketua DPD Golkar Merangin, Herman Efendi, dan akademisi Drs. H. Pahrul Rozi, M.Si. yang memberikan materi mendalam terkait korelasi Empat Pilar dengan praktik politik modern.
Dalam orasi politiknya, Cek Endra menegaskan bahwa politik bukan sekadar arena perebutan kekuasaan, tetapi merupakan instrumen penting untuk menjaga kedaulatan bangsa. Menurutnya, Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika akan menjadi slogan kosong apabila tidak diperjuangkan melalui jalur politik yang bermartabat.
“Kita harus mengubah paradigma. Berpolitik adalah cara kita memastikan Pancasila tetap menjadi nafas dalam setiap aturan, dan UUD 1945 menjadi kompas dalam setiap kebijakan. Jika orang-orang baik menjauhi politik, maka akan sulit bagi bangsa ini menjaga kekuatan pilar kebangsaannya,” tegasnya.
Cek Endra juga menekankan bahwa politik yang diperjuangkan Golkar adalah politik pengabdian, bukan politik kekuasaan. Ia mengajak seluruh kader untuk mengedepankan sikap persatuan, kedewasaan berdemokrasi, serta menghindari politik memecah belah.
Sementara itu, Ketua DPD Golkar Merangin, Herman Efendi, menyebut bahwa penerapan Empat Pilar dimulai dari kedisiplinan kader di tingkat akar rumput. Seperti dikutip dari ZONABRITA.COM
Integritas seorang politisi, katanya, menjadi cerminan kualitas moral dan pemahamannya terhadap nilai kebangsaan.
“Apa yang kita lakukan untuk masyarakat adalah wujud nyata pengamalan Pancasila. Kita berpolitik untuk kemanusiaan, keadilan, serta menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.
Sebagai pemateri, Drs. H. Pahrul Rozi, M.Si. menambahkan bahwa partai politik merupakan fondasi demokrasi. Jika proses politik berjalan sesuai konstitusi, maka pemimpin yang lahir akan memiliki komitmen kuat menjaga NKRI.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk membawa semangat Empat Pilar dalam setiap langkah politik, kerja sosial, dan pelayanan publik. Sosialisasi ini sekaligus menegaskan posisi Partai Golkar sebagai partai nasionalis–religius yang tetap konsisten menempatkan kepentingan bangsa di atas segalanya. (Ahmad)
Camat Tebo Ilir Rehab Makam Keramat Tanpa Dana APBD, Ini Sosok di Baliknya!
Pemkot Jambi Siapkan Lelang Sekda dan Jabatan Eselon II Pertengahan 2026
Dikonfirmasi Wartawan, Humas Montd’or Oil Akui Off Duty Saat Disinggung Rencana Jalur Pipa TMMD
PMD Tebo Klarifikasi Polemik 8 Cakades, Tegaskan Masih Koordinasi dengan Pusat Terkait Aturan Baru
Krisis TPS di Rimbo Bujang Disorot PKB, DLH-HUB Tebo Akui Keterbatasan Armada
Ketua DPRD Jambi Ikuti Retreat Kepemimpinan Nasional di Magelang
RBN Klarifikasi: Bantah Pemberitaan, Sebut Perempuan Itu Hanya LC dan Minta Berita Diralat