Wisuda Terakhir IAI Tebo: Penutup Sejarah Menjelang Transformasi Jadi Universitas 2026

Sabtu, 27 Desember 2025 - 13:24:05 WIB - Dibaca: 1747 kali

kagiatan acara wisudawan wisudawati IAI Tebo.
kagiatan acara wisudawan wisudawati IAI Tebo. (San)

JambiPrima.com, Tebo – Institut Agama Islam (IAI) Tebo menggelar Wisuda Sarjana (S1) ke-XXII Tahun Akademik 2025/2026 pada Sabtu, 27 Desember 2025. Prosesi yang berlangsung khidmat ini menjadi momen bersejarah, karena merupakan wisuda terakhir sebelum IAI Tebo resmi bertransformasi menjadi universitas pada tahun 2026 mendatang.

Pada pelaksanaan wisuda tersebut, para lulusan berasal dari tiga fakultas, yakni Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Syariah dan Hukum, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Mereka secara resmi dikukuhkan sebagai sarjana setelah dinyatakan lulus dalam seluruh proses akademik sesuai ketentuan perguruan tinggi.

Wisuda ke-XXII ini tidak sekadar menjadi agenda tahunan, namun juga menjadi penanda berakhirnya perjalanan panjang IAI Tebo sebagai sebuah institut. Transformasi menjadi universitas diharapkan mampu membuka cakrawala baru bagi dunia pendidikan di Kabupaten Tebo, baik dari sisi peningkatan kualitas akademik, pengembangan program studi, maupun daya saing lulusan di tingkat regional hingga nasional.

Rektor IAI Tebo, Dr. Nurhuda, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan kebanggaan kepada seluruh wisudawan yang berhasil menuntaskan pendidikan. Ia menekankan bahwa proses wisuda bukanlah akhir, melainkan gerbang awal pengabdian di tengah masyarakat.

“Wisuda ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk mengabdikan ilmu di tengah masyarakat. Kami berharap para lulusan mampu menjadi generasi unggul, profesional, dan berintegritas serta dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun bangsa,” ucapnya.

Kebanggaan juga disampaikan salah satu wisudawan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Aidil. Ia mengatakan momen ini begitu istimewa karena menjadi bagian dari angkatan terakhir sebelum kampus resmi beralih status menjadi universitas.

“Kami merasa bangga menjadi bagian dari angkatan terakhir IAI Tebo. Ini bukan hanya gelar sarjana, tetapi juga catatan sejarah dan pengalaman berharga bagi kami,” ungkapnya.

Di sisi lain, apresiasi datang pula dari orang tua wisudawan. Salah seorang wali mahasiswa bernama Suratman menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya prosesi wisuda dengan baik. Namun, ia juga memberi masukan terkait kendala teknis yang terjadi selama acara.

“Secara umum kami bangga dan berterima kasih kepada IAI Tebo. Hanya saja, selama prosesi berlangsung terdapat kendala pada tampilan layar infokus yang terhubung dengan live streaming sehingga kami kurang jelas melihat tayangan di layar,” ujarnya.

Ia berharap pihak kampus dapat melakukan pembenahan ke depan, khususnya terkait fasilitas pendukung acara agar pelaksanaan kegiatan akademik besar seperti wisuda dapat berjalan lebih maksimal.

“Masukan ini sebagai bentuk kepedulian kami. Semoga ke depan fasilitas seperti layar infokus dan sistem live streaming dapat ditingkatkan, sehingga acara berikutnya lebih nyaman bagi orang tua dan tamu undangan,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya wisuda ini, IAI Tebo resmi menutup satu bab perjalanan sejarahnya dan bersiap menyongsong babak baru sebagai universitas pada tahun 2026, dengan harapan mampu melahirkan lebih banyak sumber daya manusia berkualitas bagi daerah dan bangsa.(San)





BERITA BERIKUTNYA