Proyek Turap Rp20,4 Miliar di Pagar Puding Ditarget Rampung Tepat Waktu

Minggu, 28 Desember 2025 - 09:03:24 WIB - Dibaca: 896 kali

Pekerja terlihat menyelesaikan pembangunan turap penahan tebing sungai di Desa Pagar Puding, Tebo Ulu. Proyek bernilai Rp20,4 miliar ini ditargetkan rampung tepat waktu demi melindungi pemukiman warga dari ancaman abrasi.
Pekerja terlihat menyelesaikan pembangunan turap penahan tebing sungai di Desa Pagar Puding, Tebo Ulu. Proyek bernilai Rp20,4 miliar ini ditargetkan rampung tepat waktu demi melindungi pemukiman warga dari ancaman abrasi. (ARD)

JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Pembangunan proyek rehabilitasi dan rekonstruksi (RR) turap tanggul penahan sungai di Desa Pagar Puding, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, segera memasuki tahap akhir. Proyek bernilai Rp20,4 miliar yang bersumber dari hibah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tersebut diyakini pihak pelaksana akan tuntas sesuai batas waktu kontrak yang tinggal sekitar tiga hari lagi.

General Superintendent (GS) PT Selaras Restu Abadi (SRA) selaku bagian dari kerja sama operasi (KSO) dengan PT Pulau Bintan Bestari, Joko Suhariyanto, optimistis seluruh pekerjaan utama dapat dirampungkan tepat waktu. Ia menyebut saat ini progres pembangunan telah masuk tahap penyelesaian akhir.

“InsyaAllah selesai tepat waktu. Material sudah lengkap dan pekerjaan tinggal merampungkan pagar railing atas yang bisa kita kebut lembur malam. Setelah itu dilanjutkan pengerjaan jalan beton,” ujar Joko, Sabtu (27/12/2025).

Joko menjelaskan, jika cuaca mendukung, penyelesaian jalan beton diperkirakan dapat dituntaskan dalam 2–3 hari. Bahkan, apabila pengerjaan pagar belum sepenuhnya rampung, pihaknya akan memaksimalkan waktu dengan sistem pekerjaan simultan.

“Kalau pagar belum selesai, saat pengecoran jalan beton berlangsung, kami bisa sekalian mengisi beton pagar sehingga pekerjaan tetap berjalan beriringan,” jelasnya.

Meski demikian, Joko mengakui tantangan terbesar beberapa hari terakhir adalah faktor cuaca. Intensitas hujan yang cukup sering menghambat proses lembur. Selain itu, saat pekerjaan pengecoran berlangsung, penggunaan alat berat terkadang harus bergantian untuk penataan badan jalan sehingga membutuhkan pengaturan waktu yang lebih matang.

Di sisi lain, Kepala Desa Pagar Puding, Hoirudin, menyampaikan harapan besar agar proyek turap sungai ini benar-benar selesai sesuai rencana. Menurutnya, keberadaan turap sangat penting bagi masyarakat karena menyangkut perlindungan pemukiman warga dari potensi longsor dan abrasi sungai.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tebo. Semoga pembangunan turap ini selesai tepat waktu dan hasilnya benar-benar kuat serta bermanfaat bagi masyarakat Pagar Puding,” ungkapnya.

Dengan selesainya proyek turap ini, masyarakat berharap kawasan bantaran sungai lebih aman, infrastruktur desa semakin baik, serta aktivitas warga dapat berjalan dengan nyaman tanpa rasa khawatir terhadap ancaman kerusakan tebing sungai. (ARD)





BERITA BERIKUTNYA