JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Warga Desa Kembang Paseban, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah laki-laki yang mengapung di aliran Sungai Batanghari, pada Selasa (30/12/2025) sekitar pukul 13.30 Wib.
Jenazah tersebut diketahui merupakan Zakaria alias Datuk Jempet (±98), warga RW 05 Tanjung Sari, Kelurahan Sungai Bengkal, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo.
Lurah Sungai Bengkal, Eko Wahyudi, membenarkan penemuan jenazah tersebut. Ia mengatakan, setelah menerima laporan dari warga Kecamatan Mersam, pihaknya langsung berkoordinasi dengan aparat keamanan, Basarnas, BPBD, serta unsur pemerintah kecamatan untuk memastikan identitas korban.
“Begitu mendapat informasi adanya penemuan mayat mengapung di Sungai Batanghari wilayah Mersam, kami langsung menurunkan tim ke lokasi. Berdasarkan ciri-ciri fisik dan hasil koordinasi dengan keluarga, dipastikan jenazah tersebut adalah Datuk Jempet,” ujar Eko Wahyudi.
Ia menjelaskan, jenazah ditemukan dalam kondisi sudah membengkak dan selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans dari Sungai Bengkal menuju lokasi penemuan. Setelah proses evakuasi selesai, jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Dusun Tanjung Sari, Kelurahan Pasar Sungai Bengkal, Kecamatan Tebo Ilir.
Sebelumnya, Datuk Jempet dilaporkan hilang pada Minggu (28/12/2025). Korban terakhir kali terlihat pergi ke Sungai Batanghari usai salat Subuh untuk mandi, sebagaimana kebiasaannya sehari-hari. Namun hingga waktu Dzuhur, korban tidak kunjung kembali ke rumah.
Keluarga yang merasa khawatir kemudian bersama warga melakukan pencarian ke jamban atau rakit tempat korban biasa mandi di Sungai Batanghari. Di lokasi tersebut, warga hanya menemukan handuk milik korban dan bekas jejak kaki, sementara korban tidak ditemukan.
Ketua RW 05 Tanjung Sari, Suparjo, menyebutkan bahwa sejak laporan hilang diterima, warga bersama pihak terkait langsung melakukan pencarian di sepanjang aliran Sungai Batanghari.
“Korban memang rutin mandi di sungai setiap pagi. Setelah tidak pulang sampai siang, warga langsung melakukan pencarian bersama,” katanya.
Upaya pencarian melibatkan Basarnas, BPBD, TNI-Polri, Camat Tebo Ilir, Lurah Sungai Bengkal, para Ketua RW dan RT, serta masyarakat setempat. Setelah dua hari pencarian, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Atas nama pemerintah kelurahan, kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga almarhum. Kami juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses pencarian hingga evakuasi,” tutup Eko Wahyudi. (ARD)
Harga Sawit Anjlok, DPRD Tebo Segera Panggil Seluruh PKS dan Disbun!
Dari Gerobak Sederhana ke Primadona Kuliner, Kisah Bakso Qiana Menggerakkan Ekonomi Lokal di Tebo
Wali Kota Jambi Launching Kampung Bahagia dan Operasional 12 Gerobak Sampah di Kebun Handil
SMKN 9 Muaro Jambi Perkuat Pendidikan Karakter Siswa Bersama Polres Muaro Jambi
Pelantikan PERMI Tebo Diharapkan Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Daerah
Mahasiswa UIN Jambi Bersinar di Ajang Nasional FIMNAS 2026, Borong Juara dan Best Innovation
Lansia Tenggelam di Sungai Batanghari Belum Ditemukan, Tim SAR Maksimalkan Pencarian 2×24 Jam