JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Hingga awal Januari 2026, pengumuman tiga besar hasil seleksi terbuka (Selter) untuk mengisi lima Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo belum juga diumumkan. Padahal, tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pengisian jabatan strategis di pemerintahan daerah.
Sebelumnya, panitia seleksi (Pansel) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kabupaten Tebo telah menjadwalkan pengumuman tiga besar pada 31 Desember 2025. Namun, jadwal tersebut mengalami penundaan dan kembali dijadwalkan pada 8 Januari 2026. Sayangnya, hingga kini pengumuman tersebut kembali molor tanpa kejelasan resmi kepada publik.
Molornya pengumuman tiga besar JPTP tersebut menuai sorotan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari aktivis sekaligus praktisi hukum, Dr. M. Azri. Ia menilai, keterlambatan ini seharusnya menjadi momentum bagi Pemkab Tebo untuk memperkuat komitmen integritas pejabat yang akan menduduki jabatan pimpinan.
Menurut Azri, setiap pejabat yang telah dinyatakan lulus mengikuti seleksi terbuka JPTP sejatinya tidak hanya diuji dari sisi kompetensi dan manajerial, tetapi juga harus berani menyatakan komitmen kuat untuk tidak terlibat dalam praktik korupsi.
“Pejabat yang akan menduduki kursi pimpinan, apalagi setingkat kepala dinas, harus dibarengi dengan integritas yang jelas dan terukur. Komitmen itu seharusnya dinyatakan secara tertulis,” tegas Azri, Jumat (9/1/2026).
Ia bahkan mengusulkan agar Pemkab Tebo membuat mekanisme khusus berupa Surat Tanda Nol Korupsi (STNK) bagi pejabat JPTP yang akan dilantik. Surat tersebut, kata Azri, dapat menjadi bentuk pernyataan moral sekaligus komitmen hukum untuk menjalankan tugas pemerintahan secara bersih dan berintegritas.
“Untuk penetapan JPTP itu harusnya dibuatkan komitmen dengan yang bersangkutan, berupa pernyataan STNK. Ini penting agar publik tahu bahwa pejabat yang terpilih benar-benar siap bekerja secara profesional dan bebas dari korupsi,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak BPSDM Kabupaten Tebo belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab keterlambatan pengumuman tiga besar JPTP maupun kepastian jadwal terbaru pengumuman hasil seleksi tersebut. (ARD)
Peringati HANI 2026, Bupati Tebo Ajak Masyarakat Perangi Narkoba demi Generasi Emas 2045
Hesti Haris Serahkan Santunan untuk Ribuan Anak Yatim dan Difabel di Peringatan 10 Muharram
Cek Endra: Ketahanan Energi Kunci Stabilitas Ekonomi, Dukung Percepatan 118 Blok Migas Baru
Fantastis! Anggaran Swakelola Rp10 Miliar, Jalan Tabir Cuma Kebagian Rp50 Juta
Resmi Dibahas! DPRD Tebo Gelar Paripurna Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Komisi III DPRD Tebo Temui Edi Purwanto, Jalan Padang Lamo Rp70 Miliar Dikawal
Disdikbud Tebo Usulkan Revitalisasi 89 Sekolah, Tunggu Realisasi Bantuan Kemdikbud 2026