Kebakaran Rumah di Jambi Selatan, Pemuda 24 Tahun Tewas Terjebak Api

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:23:17 WIB - Dibaca: 1425 kali

Petugas Damkartan Kota Jambi melakukan proses pemadaman kebakaran rumah di kawasan permukiman padat Jalan Bangau I, Kecamatan Jambi Selatan, Rabu (28/1/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan satu orang penghuni rumah meninggal dunia.
Petugas Damkartan Kota Jambi melakukan proses pemadaman kebakaran rumah di kawasan permukiman padat Jalan Bangau I, Kecamatan Jambi Selatan, Rabu (28/1/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan satu orang penghuni rumah meninggal dunia. (Ahmad)

JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah warga di Jalan Bangau I Lorong Suka Mulya, Kelurahan Tambak Sari, Kecamatan Jambi Selatan, Rabu (28/1/2026). Peristiwa tragis ini mengakibatkan satu orang penghuni rumah meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Vito Venom Hariyanto (24), seorang laki-laki yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumah saat proses pemadaman kebakaran berlangsung.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, Mustari Affandi, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 10.13 WIB melalui layanan darurat Damkar dan Call Center 112.

“Setelah laporan masuk, petugas langsung bergerak dari Mako Damkartan pada pukul 10.16 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 10.21 WIB. Respon time kami sekitar delapan menit,” ujar Mustari Affandi kepada wartawan, Rabu.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati api telah membesar dan melahap bangunan rumah yang berada di kawasan permukiman padat penduduk. Akses jalan yang sempit menjadi salah satu kendala utama armada pemadam untuk mencapai titik api.

“Jalan menuju lokasi cukup sempit dan banyak warga yang mendekat ke area kebakaran. Namun petugas tetap fokus melakukan pemadaman dan pengamanan agar api tidak merembet ke rumah lain,” jelasnya.

Dalam operasi tersebut, Damkartan Kota Jambi mengerahkan 110 personel, yang terdiri dari Pleton 1 Mako Damkartan, Regu Posyankar Paal Merah, Posyankar Jambi Timur, serta relawan Redkar. Selain itu, sebanyak 10 unit armada diterjunkan, meliputi armada komando, armada tempur, dan armada suplai air.

Damkartan juga berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik di sekitar lokasi kebakaran, serta dengan TNI dan Polri guna melakukan pengamanan dan pengaturan warga di sekitar lokasi kejadian.

“Total operasi pemadaman berlangsung sekitar dua jam dengan penggunaan air kurang lebih 19.500 liter. Api berhasil kami kendalikan dan tidak terjadi perambatan ke bangunan lain,” kata Mustari.

Terkait korban meninggal dunia, Mustari menjelaskan bahwa korban ditemukan oleh tim rescue saat melakukan penyisiran di dalam bangunan.

“Korban ditemukan di dalam kamar mandi dalam posisi telungkup. Proses evakuasi dilakukan menggunakan tandu dan fire blanket, kemudian korban dibawa menggunakan ambulans PSC 119 ke Rumah Sakit Bhayangkara,” ungkapnya.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Garis polisi telah dipasang di lokasi kejadian untuk kepentingan investigasi lebih lanjut.

Di akhir keterangannya, Mustari Affandi mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman padat.

“Kami mengimbau warga agar tidak mengunci rumah jika masih ada anggota keluarga di dalam, tidak mendekati lokasi kebakaran saat kejadian, serta segera melapor ke Damkar apabila melihat tanda-tanda kebakaran,” pungkasnya. (ahmad)

 

 

 

 

#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #GubernurJambi #Jambi #DPRD #WalikotaJambi 





BERITA BERIKUTNYA