JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat melalui program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Pada tahun ini, sebanyak 400 unit rumah warga diusulkan ke pemerintah pusat untuk mendapatkan bantuan renovasi agar dapat berubah menjadi rumah layak huni.
Langkah tersebut merupakan bagian dari dukungan Pemkot Jambi terhadap program nasional tiga juta rumah layak huni yang digagas pemerintah pusat. Selain itu, usulan perbaikan ratusan RTLH ini juga menjadi strategi untuk mengurangi kawasan kumuh sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah Kota Jambi.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Jambi, Wildan, menjelaskan bahwa setiap rumah yang lolos program bedah rumah akan menerima bantuan dana sebesar Rp20 juta dalam bentuk material bangunan. Skema bantuan tersebut telah diatur secara rinci, yakni Rp17,5 juta dialokasikan untuk pembelian bahan bangunan, sementara Rp2,5 juta diperuntukkan bagi upah tenaga kerja.
Menurut Wildan, bantuan ini diharapkan mampu memberikan perubahan signifikan terhadap kondisi rumah warga yang sebelumnya tidak memenuhi standar kelayakan.
“Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat agar lebih aman, sehat, dan layak ditempati. Dengan perbaikan yang tepat, kita ingin masyarakat bisa tinggal dengan nyaman dan bermartabat,” ujarnya.
Ia juga berharap usulan 400 unit RTLH tersebut dapat segera disetujui dan direalisasikan oleh pemerintah pusat sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaat langsung dari program bedah rumah ini.
“Kita optimistis usulan ini bisa terealisasi. Jika berjalan sesuai rencana, dampaknya tidak hanya pada fisik bangunan, tetapi juga pada perbaikan lingkungan dan kesejahteraan warga,” tambah Wildan.
Sementara itu, Wali Kota Jambi, dr. Maulana, menegaskan bahwa persoalan rumah tidak layak huni telah menjadi salah satu prioritas utama pemerintahannya sejak awal menjabat. Berdasarkan laporan yang diterimanya, masih terdapat ratusan rumah warga yang kondisinya memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius.
Maulana mengungkapkan bahwa dirinya aktif melakukan pendekatan ke berbagai pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), guna mempercepat realisasi program perbaikan rumah. Dari komunikasi tersebut, Pemkot Jambi berhasil memperoleh bantuan untuk 50 unit rumah, meski hingga kini baru 11 unit yang telah terealisasi, sementara 39 unit lainnya masih dalam proses.
“Saya berjuang salah satunya ke Baznas. Saya ngobrol langsung dengan pimpinan Baznas dan langsung dikasih 50 rumah, baru terealisasi 11 rumah. Artinya masih ada 39 rumah lagi yang harus kita kawal,” kata Maulana.
Tak hanya itu, saat kunjungan Komisi V DPR RI ke Kota Jambi, Maulana kembali mengajukan permohonan bantuan tambahan dan berhasil mendapatkan dukungan untuk 78 unit rumah dalam program bedah rumah. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya mencari sumber bantuan lain demi memastikan warga yang membutuhkan dapat terbantu.
“Carikan masyarakat yang memang membutuhkan. Setidaknya kita sudah membantu saudara-saudara kita. Kita memang harus berjuang terus,” tegasnya.
Melalui program bedah rumah ini, Pemkot Jambi berharap tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga menciptakan lingkungan permukiman yang lebih sehat, aman, dan tertata. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari visi jangka panjang pemerintah daerah untuk menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ke depan, Pemkot Jambi menargetkan tidak ada lagi warga yang tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan, sehingga seluruh masyarakat dapat menikmati hunian yang layak dan mendukung kualitas hidup yang lebih baik. (Ahmad)
#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #GubernurJambi #Jambi #DPRD #WalikotaJambi
20 Ton Kopi Fine Robusta Kerinci Diekspor ke Tiongkok, Pemprov Dorong Lewat Pelabuhan Jambi
PAN Jambi Mulai Rapikan Kekuatan Politik, Relawan TPS Jadi Fokus Utama
Balap Lari Bahagia Semarakkan HUT ke-80 Pemkot Jambi, Wali Kota: Ajang Positif bagi Generasi Muda
Tebo Bakal Punya Sekolah Bertaraf Internasional, Anggarannya Capai Rp260 Miliar
BPBD Tebo dan Basarnas Bungo Lakukan Pencarian Warga Tenggelam di Sungai Batanghari
Digitalisasi Bansos Diperluas, Kota Jambi Jadi Pilot Project Nasional Integrasi Data Sosial
Viral! Excavator Diduga Dikawal Aparat Masuk Desa Nibung, Warga Batang Masumai Geram