3 Hektare Lahan PT TAL dan Warga di Tebo Terbakar, BPBD Kerahkan Water Bombing

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:58:19 WIB - Dibaca: 216 kali

Lahan konsesi PT TAL yg terbakar.
Lahan konsesi PT TAL yg terbakar. (Ist)

JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Tebo. Kali ini, sekitar tiga hektare lahan yang berada di wilayah Desa Semambu, Kecamatan Sumay, terbakar pada Kamis (23/7/2026). Area yang terdampak meliputi lahan milik masyarakat serta sebagian kawasan konsesi PT Tebo Alam Lestari (PT TAL).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tebo, Joko Ardiawan, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (25/7/2026), membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, tim gabungan bergerak cepat melakukan pemadaman sehingga kobaran api tidak sempat meluas ke kawasan lain.
"Benar, telah terjadi kebakaran hutan dan lahan di Desa Semambu, Kecamatan Sumay. Lokasinya berada di lahan masyarakat dan sebagian masuk ke area konsesi PT Tebo Alam Lestari (PT TAL)," ujar Joko.

Ia menjelaskan, proses pemadaman melibatkan Satgas Karhutla Provinsi Jambi bersama Satgas Karhutla Kabupaten Tebo. Dalam operasi tersebut, petugas juga memanfaatkan peralatan khusus penanggulangan Karhutla, termasuk water bombing, sehingga api berhasil dipadamkan.
"Api dapat dipadamkan dengan bantuan peralatan penanggulangan Karhutla milik Satgas BPBD Provinsi Jambi. Berkat kerja sama seluruh personel di lapangan, kebakaran berhasil dilokalisasi sehingga tidak meluas," katanya.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar tiga hektare. Saat ini kondisi di lokasi telah dinyatakan aman setelah petugas memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Meski demikian, penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.
"Untuk penyebab terjadinya Karhutla masih dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan. Nanti akan diketahui apa yang menjadi penyebab kebakaran tersebut," jelas Joko.

Joko mengakui, meskipun beberapa wilayah di Kabupaten Tebo masih sesekali diguyur hujan dengan intensitas ringan, potensi Karhutla tetap tinggi, terutama di kawasan yang selama ini masuk kategori rawan kebakaran.
Menurutnya, Kecamatan Sumay merupakan salah satu wilayah yang menjadi perhatian khusus dalam upaya pencegahan Karhutla, termasuk Desa Semambu yang beberapa kali masuk dalam daerah rawan kebakaran lahan saat musim kemarau.

BPBD Kabupaten Tebo pun mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api. Langkah cepat dari masyarakat dinilai sangat penting untuk mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar. (DVD)





BERITA BERIKUTNYA