Rektor UIN STS Jambi Buka KKG MA, Tekankan Pentingnya Kurikulum Berbasis Cinta

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:58:03 WIB - Dibaca: 132 kali

Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar Us, M.Pd., menyampaikan materi sekaligus membuka kegiatan KKG MA Laboratorium bertema Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di Hotel Sutha Inn, Telanaipura, Sabtu (25/7/2026).
Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar Us, M.Pd., menyampaikan materi sekaligus membuka kegiatan KKG MA Laboratorium bertema Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di Hotel Sutha Inn, Telanaipura, Sabtu (25/7/2026). (Rahim)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar Us, M.Pd., membuka kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) MA Laboratorium yang mengusung tema "Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Mewujudkan Kinerja dan Disiplin Guru", Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan yang digelar di Hotel Sutha INN, Telanaipura, Kota Jambi tersebut juga menghadirkan Prof. Kasful Anwar sebagai narasumber utama. Dalam kesempatan itu, ia memaparkan pentingnya penerapan Kurikulum Berbasis Cinta sebagai pendekatan pendidikan yang menanamkan nilai kasih sayang, kepedulian, dan keteladanan dalam proses belajar mengajar.

Menurutnya, keberhasilan dunia pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh karakter guru yang mampu menjadi teladan bagi peserta didik. Karena itu, peningkatan kinerja dan disiplin guru harus dibangun melalui pendekatan yang humanis dan berorientasi pada pembentukan karakter.

Kegiatan KKG MA Laboratorium ini diikuti oleh para guru sebagai wadah untuk meningkatkan kompetensi, memperkuat profesionalisme, sekaligus menyamakan persepsi dalam implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah.

Melalui forum tersebut, para peserta juga berdiskusi mengenai strategi pembelajaran yang lebih efektif serta langkah-langkah membangun budaya kerja yang disiplin demi meningkatkan mutu pendidikan.

Di akhir penyampaiannya, Prof. Kasful Anwar mengajak seluruh guru menjadikan Kurikulum Berbasis Cinta sebagai fondasi dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.

"Kurikulum Berbasis Cinta bukan hanya konsep, tetapi harus menjadi budaya dalam dunia pendidikan. Ketika guru mengajar dengan cinta, disiplin tumbuh dari kesadaran, kinerja meningkat, dan peserta didik akan berkembang menjadi generasi yang berilmu sekaligus berakhlak mulia," ujar Prof. Kasful Anwar. (Rhm)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA