SMSI Resmikan Monumen Media Siber Pertama di Indonesia di Cilegon

Sabtu, 07 Februari 2026 - 23:33:31 WIB - Dibaca: 791 kali

Mukhtadi Putranusa, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Jambi di Monumen SMSI di Alun- alun Kota Cilegon, Banten.
Mukhtadi Putranusa, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Jambi di Monumen SMSI di Alun- alun Kota Cilegon, Banten. (ARD)

JAMBIPRIMA.COM,. BANTEN – Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Jambi, Mukhtadi Putranusa, menghadiri peresmian Monumen SMSI di Alun-Alun Kota Cilegon, Provinsi Banten, Sabtu (7/2/2026). Kehadiran Mukhtadi bersama 17 kontingen SMSI Jambi menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang dipusatkan di Provinsi Banten.

Peresmian monumen tersebut menandai lahirnya tugu media siber pertama di Indonesia yang secara simbolik menjadi tonggak sejarah baru bagi dunia pers digital nasional. Monumen ini tidak hanya berdiri sebagai karya arsitektur, tetapi juga sebagai representasi perjalanan panjang media siber dalam memperjuangkan kebebasan pers, keterbukaan informasi publik, serta penguatan demokrasi di era digital.

Secara konstruksi, monumen dibangun menggunakan baja ringan dengan desain modern dan kokoh. Struktur tersebut melambangkan keteguhan serta fleksibilitas media siber dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat. Selain itu, bentuk heksagonal yang diusung pada desain monumen memiliki makna filosofis mendalam, yakni simbol kebersamaan, kolaborasi, serta peran aktif insan pers dalam mengawal demokrasi di Indonesia.

Peresmian berlangsung khidmat dan dihadiri pengurus serta perwakilan SMSI dari berbagai provinsi di Tanah Air. Momentum ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi nasional organisasi media siber, mempererat solidaritas, serta memperkuat komitmen bersama dalam menjaga profesionalisme dan integritas jurnalistik di tengah tantangan industri media digital.

Ketua SMSI Provinsi Jambi, Mukhtadi Putranusa, menyampaikan apresiasi tinggi atas terwujudnya monumen bersejarah yang digagas Ketua Umum SMSI, Firdaus. Menurutnya, monumen tersebut bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol nilai, perjalanan organisasi, serta kontribusi nyata SMSI dalam perkembangan pers digital Indonesia.

“Monumen ini merupakan catatan sejarah penting bagi pers Indonesia. Kota Cilegon menjadi saksi perjalanan SMSI. Kondusivitas daerah serta dukungan seluruh elemen masyarakat di Cilegon patut menjadi contoh bagi daerah lain,” ujar Mukhtadi.

Sementara itu, Ketua Umum SMSI Firdaus dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus SMSI dari berbagai daerah yang hadir. Ia menegaskan bahwa monumen ini merupakan warisan berharga (legacy) bagi generasi pers siber di masa mendatang.

“Monumen ini adalah tugu media siber pertama di Indonesia. Pembangunannya merupakan hasil kolaborasi kuat antara SMSI, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan. Ini bukan sekadar simbol organisasi, tetapi simbol nilai dan semangat pers digital Indonesia,” kata Firdaus.

Firdaus juga menjelaskan bahwa peresmian monumen yang bertepatan dengan rangkaian HPN 2026 memiliki nilai historis tersendiri. Terlebih lagi, Provinsi Banten dipercaya sebagai tuan rumah peringatan Hari Pers Nasional di tengah dinamika dan tantangan dunia pers yang semakin kompleks.

Di sisi lain, Wakil Wali Kota Cilegon Jafar Hadi Prabowo yang mewakili Pemerintah Kota Cilegon menegaskan bahwa media massa merupakan mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah. Menurutnya, media bukanlah pihak yang berseberangan, melainkan ruang dialog publik sekaligus pengawas sosial yang konstruktif.

“Media adalah ruang dialog, pemberi kritik, dan mitra pemerintah dalam membangun daerah. Karena itu pembangunan tugu pers ini dapat berjalan dengan baik berkat sinergi semua pihak,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Monumen SMSI memiliki makna filosofis yang kuat, khususnya melalui desain heksagonal yang merepresentasikan nilai kebersamaan dan semangat menjaga demokrasi. Pemerintah Kota Cilegon memandang keberadaan monumen tersebut sebagai kebanggaan sekaligus bukti komitmen daerah dalam mendukung kebebasan pers.

“Ini bukan sekadar monumen bagi Kota Cilegon, tetapi bukti komitmen kami dalam menjaga demokrasi dan kebebasan pers. Tentu ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Cilegon,” tambahnya.

Monumen SMSI secara resmi diresmikan oleh Wali Kota Cilegon Robinsar dan disambut antusias oleh seluruh pengurus serta anggota SMSI dari berbagai wilayah Indonesia. Peresmian ini sekaligus menegaskan posisi SMSI sebagai salah satu organisasi media siber terbesar yang terus berupaya memperkuat ekosistem pers digital nasional. Momentum tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi insan pers untuk terus menjaga independensi, profesionalisme, dan etika jurnalistik di tengah arus informasi yang semakin dinamis. (ARD)

 





BERITA BERIKUTNYA