JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Rencana pemanfaatan jalur jalan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sebagai lintasan pipa milik perusahaan migas Montd’or Oil Tungkal Ltd masih menjadi perhatian publik.
Saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan WhatsApp, Humas Montd’or Oil Tungkal Ltd, Firdaus, belum memberikan keterangan resmi terkait hal tersebut. Ia menyampaikan bahwa saat ini dirinya sedang tidak bertugas (off duty).
“Walaikumsalam bang, saya tidak bisa buka link-nya bang, saya kebetulan sedang off duty,” tulis Firdaus dalam pesan WhatsApp.
Lebih lanjut, Firdaus juga menyampaikan bahwa pihaknya akan terlebih dahulu menghimpun informasi sebelum memberikan penjelasan lebih lanjut kepada publik.
“Saya sampaikan terlebih dahulu bang, jika ada info saya kabarin secepatnya,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak perusahaan terkait rencana penggunaan jalur TMMD tersebut, termasuk detail teknis maupun mekanisme yang akan ditempuh apabila rencana itu benar akan direalisasikan.
Sejumlah pihak sebelumnya menyoroti isu tersebut, mengingat jalur TMMD merupakan infrastruktur yang dibangun melalui program lintas sektor yang lahannya berasal dari hibah masyarakat dan tentunya kepentingan masyarakat, sehingga pemanfaatannya untuk kepentingan lain dinilai perlu kajian dan dasar hukum yang jelas.
Pihak Montd’or Oil Tungkal Ltd sendiri masih belum memberikan keterangan lanjutan terkait isu yang berkembang tersebut. (DVD)
Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wahyu Diana Bakti Ajak Anak Muda Tak Sekadar Jadi Penonton
Kondisi Karhutla Jambi Membaik, Pemerintah Pusat Salurkan Bantuan Rp125 Miliar
Parkir Liar Kembali Marak di Depan RSUD H. Hanafie Bungo, Warga Pertanyakan Penertiban
Hujan Warnai Peringatan Sumpah Pemuda di MAN 1 Muaro Jambi, Pelaksanaan Upacara Tertunda
Kawasan Tol Jambi–Bayung Lencir Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Baru, Muaro Jambi Punya Potensi Besar
John Eka Powa dan Mursyid Sonsang Ajak Masyarakat Jambi Bijak Bermedsos, Waspadai Hoaks
PMD Tebo Klarifikasi Polemik 8 Cakades, Tegaskan Masih Koordinasi dengan Pusat Terkait Aturan Baru