JAMBIPRIMA.COM, MUARO JAMBI – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Muaro Jambi, Rabu (28/10/2026), diwarnai hujan yang belum kunjung reda. Kondisi tersebut membuat pelaksanaan upacara yang dijadwalkan berlangsung di halaman madrasah tertunda.
Upacara yang direncanakan diikuti seluruh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan (GTK) itu belum dapat dilaksanakan sesuai jadwal akibat hujan yang terus mengguyur kawasan madrasah.
Meski demikian, turunnya hujan justru disambut dengan rasa syukur oleh warga madrasah. Pasalnya, hujan datang setelah lebih dari dua bulan wilayah tersebut mengalami kondisi kering yang turut meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap.
Hujan yang mengguyur diharapkan dapat membantu membasahi lahan yang mengering dan mengurangi risiko meluasnya kebakaran. Namun, pemantauan kondisi lingkungan tetap diperlukan untuk memastikan perkembangan karhutla di wilayah sekitar.
Di tengah tertundanya pelaksanaan upacara, aktivitas akademik di MAN 1 Muaro Jambi tetap berlangsung. Peserta didik kelas XII masih mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang membutuhkan suasana tenang dan kondusif.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MAN 1 Muaro Jambi, Suratno, mengimbau peserta didik kelas X dan XI agar menjaga ketertiban selama menunggu hujan reda.
Imbauan tersebut disampaikan agar aktivitas peserta didik lainnya tidak mengganggu konsentrasi siswa kelas XII yang sedang menjalani asesmen.
Menurutnya, kedisiplinan dan sikap saling menghargai menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, terutama ketika sejumlah kegiatan berlangsung secara bersamaan.
Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda juga menjadi pengingat bagi peserta didik untuk menerapkan nilai persatuan, tanggung jawab, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, pihak madrasah masih perlu menyesuaikan rencana pelaksanaan upacara dengan perkembangan kondisi cuaca agar kegiatan dapat berlangsung aman dan tertib.
Suratno mengingatkan seluruh peserta didik, khususnya kelas X dan XI, untuk tetap menjaga ketenangan selama pelaksanaan TKA berlangsung.
"Anak-anak kelas X dan XI diharapkan tetap tenang dan tidak berisik karena peserta didik kelas XII sedang mengikuti TKA," ujar Suratno, Rabu (28/10/2026). (rhm)
Parkir Liar Kembali Marak di Depan RSUD H. Hanafie Bungo, Warga Pertanyakan Penertiban
Kawasan Tol Jambi–Bayung Lencir Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Baru, Muaro Jambi Punya Potensi Besar
9 Siswa SMKN 1 Tebo Diduga Terlibat Gengster, Sekolah Beri Peringatan
Sengketa Batas TRP–Sungai Bengkal Diserahkan ke Pemkab Tebo, Warga: Kami Sudah Nyaman di Sini!
Demo hingga Malam, Warga Penyengat Olak Bubarkan Diri Usai Stockpile Pasir Diputuskan Tutup
Disperindag Tebo Gelar Sidang Tera Ulang di Pasar Tanjung Bungur, 20 Timbangan Diperiksa
FEBI UIN Jambi Dorong UMKM Manfaatkan AI dan Digital Marketing untuk Bersaing