JAMBI — Di tengah dinamika kehidupan yang semakin cepat dan penuh tekanan, kemampuan mengendalikan diri menjadi kunci penting dalam menjalani keseharian. Hal tersebut disampaikan dai kondang, Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym, dalam tayangan di kanal YouTube Aagym Official.
Melalui tausiyah bertajuk “Belajar Sabar, Berlatih Mengendalikan Diri, Agar Allah Ridho”, Aa Gym mengajak umat Islam untuk membiasakan diri melatih kesabaran dalam berbagai kondisi, bukan sekadar memahaminya sebagai konsep.
“Orang yang kuat itu bukan yang menang saat marah, tapi yang mampu mengendalikan dirinya,” ujar Aa Gym.
Ia menuturkan, kesabaran memiliki makna yang luas, tidak hanya berkaitan dengan menahan amarah, tetapi juga mencakup kemampuan mengelola diri saat menghadapi ujian, godaan, hingga ketika menerima kenikmatan.
Menurutnya, pembentukan sikap sabar bisa dimulai dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga ucapan, menahan reaksi berlebihan, dan tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan.
Selain itu, Aa Gym menekankan bahwa kesabaran harus dilandasi niat untuk meraih ridho Allah SWT. Dengan landasan tersebut, setiap ujian yang dihadapi akan bernilai pahala dan tidak menjadi sia-sia.
“Kalau kita sabar karena Allah, maka tidak ada yang sia-sia. Semua akan diganti dengan kebaikan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung pola hidup instan yang semakin berkembang di masyarakat modern. Banyak orang, lanjutnya, ingin memperoleh hasil secara cepat tanpa melalui proses, padahal proses itulah yang membentuk ketahanan diri seseorang.
Pesan ini dinilai relevan dengan kondisi masyarakat yang kerap menghadapi berbagai tekanan, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun persoalan pribadi.
Menutup tausiyahnya, Aa Gym mengajak umat untuk terus memperbaiki diri secara bertahap dan konsisten dalam melatih kesabaran.
“Yang penting terus belajar sabar, terus berlatih mengendalikan diri. InsyaAllah, hidup kita lebih berkah dan diridhai Allah,” tutupnya.(*)
Polemik Pipa Migas Montd’Or Makin Panas! Dugaan Penyerobotan Lahan Berujung Ancaman Pidana
Kasus ISPA di Jambi Sempat Tembus 33 Ribu, Dinkes Ingatkan Kelompok Rentan
Swiss-Belhotel Jambi Hadirkan Candlelight Dinner Romantis, Harga Rp 800 Ribu per Pasangan
Kabut Asap Selimuti Jambi, Al Haris Sebut Arah Angin Jadi Kendala Pemadaman
Riset UIN Jambi Ungkap Cara Muslim Sasak dan Hindu Bali Merawat Harmoni di Lombok
PT TPIL Tunda Pembayaran Hasil Petani Plasma, Helon Sebut Ada Utang Eksploitasi
Stok Hewan Kurban di Tebo Aman, Sapi hingga Domba Dipastikan Cukup