JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Menjelang perayaan Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Kabupaten Tebo memastikan ketersediaan hewan kurban dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Perikanan (Bunakkan) Kabupaten Tebo, Heru Purnomo, menyampaikan bahwa stok hewan kurban seperti sapi, kerbau, kambing, dan domba telah dianalisis secara menyeluruh melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) terkait.
“Berdasarkan analisa ketersediaan dan kebutuhan, stok hewan kurban di Kabupaten Tebo mencukupi untuk pelaksanaan Idul Adha tahun ini,” ujar Heru saat dikonfirmasi di kantornya, Kamis (23/4/2026).
Ia menjelaskan, untuk ternak sapi saja, jumlah populasi yang siap potong mencapai sekitar 1.205 ekor. Sementara kebutuhan yang terdeteksi dari masyarakat berkisar di angka 929 ekor. Artinya, terdapat surplus yang cukup untuk mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang hari raya kurban.
Menurut Heru, kecukupan ini tidak hanya dilihat dari sisi jumlah ternak, tetapi juga dari dinamika pasar dan kemampuan distribusi di wilayah Kabupaten Tebo. Dengan kondisi tersebut, masyarakat tidak perlu khawatir akan kekurangan hewan kurban.
Selain itu, dari sisi kebutuhan daging secara makro, Kabupaten Tebo juga berada dalam kondisi surplus. Untuk konsumsi daging sapi dalam satu tahun, kebutuhan masyarakat diperkirakan berada di kisaran 600 ribu kilogram. Sementara produksi daging mencapai sekitar 700 ribu kilogram.
“Data ini juga telah dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan bisa diverifikasi. Artinya, produksi kita masih lebih tinggi dibandingkan kebutuhan konsumsi,” jelasnya.
Heru menambahkan, tren konsumsi daging sapi dari tahun ke tahun relatif stabil, termasuk jika dibandingkan dengan tahun 2025 lalu. Hal ini menunjukkan bahwa pola konsumsi masyarakat tidak mengalami perubahan signifikan.
Ia juga menyoroti peran masyarakat dalam menjaga ketersediaan hewan kurban, seperti melalui sistem arisan kurban atau pemeliharaan ternak secara mandiri. Upaya tersebut dinilai sangat membantu dalam menjaga stabilitas pasokan di daerah.
“Banyak masyarakat yang sudah menyiapkan hewan kurban secara mandiri atau melalui kelompok. Ini menjadi faktor penting yang mendukung ketersediaan secara keseluruhan,” pungkasnya.
Dengan kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tebo optimistis pelaksanaan Idul Adha tahun ini akan berjalan lancar tanpa kendala pasokan hewan kurban, sekaligus memastikan kebutuhan konsumsi daging masyarakat tetap terpenuhi. (DVD)
DPRD Tebo Minta Indomaret dan Alfamart Dibatasi: UMKM Jangan Sampai Mati Pelan-Pelan!
Aa Gym Ajak Umat Latih Sabar dan Kendalikan Diri di Tengah Kehidupan Modern
Empat Polisi Dipecat, Polda Jambi Tegaskan Tak Ada Ampun bagi Pelanggar Etik
Ditekan DPRD, Pemkab Tebo Dipaksa Berbenah: Nazar Efendi Minta OPD Tak Lagi Kerja Normatif
KKN MBKM UNJA Resmi Dimulai, Mahasiswa Turun ke Desa Asah Ilmu dan Kepedulian Sosial
Pengajian Akbar BKMT di Sengkati Baru Tekankan Peran Keluarga dan Dakwah Selamatkan Generasi Muda