Aktivis Dorong Keterbukaan PT Montd’Or dalam Polemik Jalan TMMD

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:40:43 WIB - Dibaca: 128 kali

Ilustrasi jalan TMMD Kecamatan Tebo Ilir
Ilustrasi jalan TMMD Kecamatan Tebo Ilir (David)

JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Sikap PT Montd’Or Oil Tungkal Ltd yang dinilai tertutup dalam polemik rencana penggunaan jalan TMMD yang berada di Kecamatan Tebo Ilir terus menuai sorotan. Kali ini kritik datang dari aktivis Tebo, Hafizan Romy Faisal , yang mempertanyakan konsistensi keterbukaan perusahaan terhadap publik dan media.

Menurut Romy, masyarakat tidak menolak investasi maupun aktivitas perusahaan sepanjang seluruh proses dilakukan secara transparan dan menghormati kepentingan masyarakat sekitar. Namun, sikap bungkam perusahaan di tengah polemik yang sedang berkembang justru dinilai memperkeruh keadaan.

“Yang menjadi pertanyaan publik hari ini, kenapa perusahaan memilih diam? Padahal sebelumnya PT Montd’Or Oil Tungkal Ltd pernah melakukan sosialisasi terbuka kepada masyarakat dalam kegiatan pengeboran sumur pengembangan di wilayah lain. Artinya perusahaan sebenarnya paham pentingnya komunikasi publik,” ujar Romy, Selasa (12/5/2026).

Ia menilai, jika dahulu perusahaan mampu hadir secara terbuka di tengah masyarakat, melakukan sosialisasi, doa bersama, bahkan melibatkan berbagai unsur warga, maka seharusnya pola yang sama juga dilakukan dalam persoalan penggunaan jalan TMMD yang berada dikecamatan Tebo Ilir yang kini menjadi polemik.

“Jangan sampai muncul kesan ada proses yang tertutup atau ada sesuatu yang disembunyikan. Karena ketika informasi tidak dibuka secara terang, masyarakat akan membangun asumsi sendiri. Ini yang berbahaya,” tegasnya.

Romy juga mendukung langkah Komisi III DPRD Tebo yang mulai mempertanyakan sikap perusahaan terhadap media dan publik. Menurutnya, penggunaan fasilitas jalan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat tidak boleh diputuskan secara diam-diam tanpa penjelasan yang utuh.

“Jalan itu bukan sekadar akses biasa. Ada sejarah masyarakat di sana, ada kepentingan warga, bahkan ada aspek sosial yang harus dihormati. Maka perusahaan wajib menjelaskan secara terbuka kepada masyarakat, jangan hanya berkomunikasi di ruang tertutup,” katanya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Tebo segera mengambil peran sebagai penengah agar polemik tersebut tidak berkembang liar di tengah masyarakat. Romy juga meminta PT Montd’Or Oil Tungkal Ltd segera membuka ruang dialog bersama warga, media, DPRD, dan pemerintah desa agar persoalan dapat diselesaikan secara baik tanpa menimbulkan kegaduhan berkepanjangan.

“Kalau memang semuanya sesuai aturan, sampaikan secara terbuka. Justru keterbukaan itu akan membangun kepercayaan publik. Jangan sampai masyarakat merasa ditinggalkan dalam persoalan yang menyangkut wilayah dan kepentingan mereka sendiri,” tutupnya. (DVD)





BERITA BERIKUTNYA