BPBD Tebo: Curah Hujan Masih Tinggi, Warga Diminta Tetap Waspada Karhutla

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:16:04 WIB - Dibaca: 108 kali

Ilustrasi kondisi cuaca hujan di wilayah Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, yang masih mendominasi hingga pertengahan Mei 2026 di tengah status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Ilustrasi kondisi cuaca hujan di wilayah Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, yang masih mendominasi hingga pertengahan Mei 2026 di tengah status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). (David)

JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Meski Pemerintah Kabupaten Tebo telah menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, hingga pertengahan Mei 2026 masih didominasi hujan dengan intensitas cukup tinggi.

Hujan yang turun pada siang, sore hingga malam hari dinilai masih berada dalam kategori normal dan diperkirakan akan terus berlangsung sampai akhir Mei 2026.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tebo, Joko Ardiawan mengatakan, berdasarkan kondisi cuaca terkini dan informasi yang diterima dari BMKG Jambi, wilayah Tebo masih berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang dalam beberapa pekan ke depan.

“Memang sampai saat ini kondisi hujan yang terjadi di Kabupaten Tebo masih dalam kategori hujan normal,” ujar Joko Ardiawan saat ditemui di kantornya, Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, intensitas hujan yang masih cukup tinggi menjadi salah satu faktor yang membantu menekan potensi munculnya titik api di sejumlah wilayah rawan Karhutla. Namun demikian, BPBD Tebo tetap mengingatkan masyarakat agar tidak lengah dan tetap meningkatkan kewaspadaan.

Joko menjelaskan, status siaga darurat Karhutla tetap diberlakukan sebagai langkah antisipasi dini menghadapi musim kemarau yang sewaktu-waktu dapat meningkatkan risiko kebakaran lahan dan hutan.

“Kondisi hujan diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir Mei dengan intensitas ringan dan sedang. Namun begitu, kita harus tetap siap siaga dan waspada terhadap berbagai kemungkinan yang dapat terjadi,” katanya.

Ia menambahkan, BPBD Tebo terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah kecamatan, aparat desa, TNI, Polri serta Manggala Agni guna memastikan kesiapan personel dan peralatan apabila terjadi kebakaran lahan.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan, terutama ketika cuaca mulai memasuki musim panas.

“Berdasarkan informasi BMKG Jambi yang kami terima, hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi sampai akhir Mei ini. Meski begitu, kesiapsiagaan tetap kami lakukan,” pungkasnya. (DVD)





BERITA BERIKUTNYA