JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Tangis haru dan senyum kebahagiaan mewarnai prosesi Wisuda Hafidz Al-Qur'an dan Kelulusan Santri Sekolah Islam Terpadu (SIT) Mutiara Hati yang digelar di Aula Sari Raos, Jalan R.A. Kartini, Kelurahan Mandiri Agung, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Minggu (31/5/2026).
Ratusan orang tua, guru, serta pengurus yayasan memadati lokasi acara untuk menyaksikan momen istimewa para santri yang berhasil menyelesaikan pendidikan dan hafalan Al-Qur'an. Suasana khidmat terasa sejak awal kegiatan, diiringi lantunan doa dan rasa syukur atas capaian para peserta wisuda.
Di antara para wisudawan, nama Nabilla Saputri menjadi salah satu yang mendapat perhatian. Santriwati tersebut berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur'an sekaligus menuntaskan pendidikan di SIT Mutiara Hati hingga dinyatakan lulus dan diwisuda sebagai hafidzah.
Momen itu semakin mengharukan ketika Nabilla didampingi ibundanya, Siti Sulaimah. Dari deretan kursi tamu undangan, sang ibu tampak tak kuasa menahan haru saat menyaksikan putrinya menerima penghargaan atas perjuangan yang telah dijalani selama menempuh pendidikan.
Bagi keluarga, keberhasilan tersebut bukan sekadar penanda kelulusan, melainkan hasil dari proses panjang yang dipenuhi kesabaran, doa, serta dukungan yang terus mengalir selama bertahun-tahun.
Rasa bangga juga disampaikan kakak kandung Nabilla, Ahmad Irawan. Ia menyebut pencapaian sang adik menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga karena mampu menjaga hafalan Al-Qur'an sekaligus menyelesaikan pendidikan dengan baik.
"Selamat atas kelulusan dan Wisuda Hafidz Al-Qur'an untuk adikku tercinta, Nabilla Saputri. Perjuanganmu menjaga Kalam Allah dan hadis Rasulullah adalah kebanggaan terbesar bagi keluarga kita, terutama bagi Ibu," ujar Ahmad.
Ia berharap ilmu yang diperoleh Nabilla dapat menjadi keberkahan dan membawa manfaat bagi masyarakat.
"Semoga ilmu yang didapat menjadi berkah, bermanfaat bagi umat, dan kelak menjadi mahkota kemuliaan bagi Ibu di akhirat," katanya.
Wisuda Hafidz Al-Qur'an SIT Mutiara Hati tahun ini menjadi salah satu bukti komitmen lembaga pendidikan Islam dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki prestasi akademik, tetapi juga kuat dalam pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur'an.
Melalui pendidikan berbasis keislaman, para santri diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi Qurani yang berakhlak mulia, berilmu, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di masa mendatang. (Sab)
Pemdes Sungai Jernih Bersama Babinsa dan Balai TNBD Sosialisasikan Pencegahan Karhutla
Polemik Pipa Migas Montd’Or Makin Panas! Dugaan Penyerobotan Lahan Berujung Ancaman Pidana
ISPU Tebo Tembus 576, Masuk Kategori Berbahaya, Warga Keluhkan Kabut Asap
Kabut Asap Makin Pekat, Babinsa Muara Tebo Bagikan Masker Gratis ke Warga
Kebun Sawit Diduga Dirusak, PT Montd’Or dan PT Olindo Disomasi!
Jalan Baru Diaspal, Komisi III DPRD Tebo Ingatkan PT SKU soal Tronton ODOL
Dunia Hanya Setetes Nikmat, Ustaz Adi Hidayat Ajak Umat Tak Terlena oleh Kenikmatan Dunia