JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi menggelar Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) Tahun 2026 di Aston Hotel Jambi, Senin (8/6/2026). Sebanyak 250 dosen dari 17 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) mengikuti kegiatan yang menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan tinggi keagamaan Islam.
Program tersebut dirancang untuk memperkuat kompetensi akademik dan pedagogik dosen pemula sekaligus menjadi salah satu tahapan penting menuju sertifikasi dosen (serdos). Pembukaan kegiatan turut dihadiri Wakil Rektor III, Koordinator Pusat Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), serta ketua tim kerja terkait.
Kasubdit Ketenagaan Kementerian Agama, Muhammad Aziz Hakim, mengatakan PKDP memiliki peran strategis dalam membentuk dosen yang profesional dan memiliki kompetensi yang memadai. Melalui program ini, peserta akan mendapatkan pembinaan yang mendukung pengembangan kapasitas sebagai tenaga pendidik di perguruan tinggi.
“Sebagai dosen pemula, peserta akan dididik menjadi dosen yang memiliki kompetensi,” kata Aziz.
Ia menjelaskan, PKDP juga menjadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi dalam proses memperoleh sertifikasi dosen. Karena itu, seluruh peserta diminta mengikuti setiap tahapan kegiatan secara serius dan penuh tanggung jawab.
Menurut Aziz, keberhasilan dalam program tersebut tidak hanya ditentukan oleh materi yang diberikan selama pelatihan, tetapi juga oleh kesungguhan dan komitmen peserta dalam menjalani proses pembelajaran.
Sementara itu, Wakil Rektor II UIN STS Jambi, Pahmi Sy, mengingatkan pentingnya kesadaran untuk terus meningkatkan kualitas diri sejak awal meniti karier sebagai dosen. Ia menilai dosen muda harus memiliki visi jangka panjang serta semangat untuk terus belajar dan berkembang.
“Hadir di sini untuk memperbaiki diri,” ujar Pahmi di hadapan peserta.
Ia menambahkan, peran dosen tidak hanya terbatas pada aktivitas mengajar di ruang kelas. Dosen juga dituntut memiliki kemampuan berpikir visioner, produktif dalam berkarya, serta mampu memahami keterkaitan antara manusia, lingkungan, dan perkembangan zaman.
Menurutnya, tanggung jawab seorang dosen jauh lebih luas dibandingkan sekadar menyampaikan materi perkuliahan. Dosen memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kualitas generasi masa depan melalui proses pendidikan yang berkelanjutan.
Ketua LPM UIN STS Jambi, Tanti, melaporkan bahwa PKDP 2026 diikuti 250 peserta dari 17 PTKI dan akan berlangsung selama enam hari. Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi profesionalnya.
Dalam laporannya, Tanti juga memotivasi peserta dengan menyinggung sosok Mpu Prapanca yang karya-karyanya masih dikenang hingga kini. Menurutnya, para dosen perlu terus menghasilkan karya yang dapat memberi manfaat bagi generasi mendatang.
“Mpu Prapanca hidup pada abad ke-14, tetapi karyanya masih dibahas orang saat ini. Kita sebagai yang hidup zaman sekarang, harus juga memiliki karya untuk diteruskan pada generasi berikutnya,” ujar Tanti.
Melalui pelaksanaan PKDP 2026, UIN STS Jambi berharap dapat melahirkan tenaga pendidik yang profesional, kompeten, dan berintegritas, sekaligus mendukung pengembangan karier dosen serta peningkatan mutu pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia.
“Bagaimana mencerdaskan manusia dengan menjadikan manusia menjadi manusia,” kata Pahmi Sy. (Rhm)
TPS Ditutup, Warga Kota Jambi Kini Bayar Iuran Sampah hingga Rp45 Ribu per Bulan
SAH Dorong Percepatan Tol Betung–Tempino–Jambi, Sebut Bisa Pangkas Kesenjangan Ekonomi Daerah
Dinas PUTR Jambi Klarifikasi Pengadaan Tanah 2024, Tegaskan Seluruh Proses Sesuai Aturan
Kampung Bahagia Diluncurkan di Kenali Asam, Infrastruktur hingga CCTV Jadi Prioritas
Tim Serigala Kota Polresta Jambi Gagalkan Dugaan Tawuran, 12 Pemuda Diamankan
DLH Tebo Kekurangan Armada dan Petugas, Persoalan Sampah Kian Menantang
MAN 1 Bungo Raih Juara II LKBB Tingkat Provinsi Jambi, Harumkan Nama Daerah