Jambi Prima.com | Tebo – Isu dugaan penganiayaan yang sempat menjadi perbincangan di Desa Kemantan, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, kini menghadirkan versi berbeda dari pihak yang dituduh melakukan tindakan tersebut.
Dalam keterangannya kepada Jambi Prima.com, saudara UL membantah telah melakukan penganiayaan terhadap saudara R sebagaimana informasi yang beredar di sejumlah media dan media sosial.
Menurut UL, peristiwa yang terjadi di Dusun Temontan, Desa Kemantan, pada Jumat malam Sabtu sekitar pukul 22.59 WIB tersebut tidak berkaitan dengan pelaksanaan Pilkades Desa Kemantan.
"Saya tidak pernah melakukan pemukulan terhadap saudara R. Saat itu saya hanya menyuruh yang bersangkutan untuk pulang karena menurut saya sudah memasuki masa tenang Pilkades dan waktu juga sudah larut malam," ujarnya.
UL menjelaskan bahwa dirinya mengingatkan R agar tidak lagi berada di wilayah Dusun Temontan pada malam hari guna menghindari kesalahpahaman di tengah situasi yang sedang kondusif menjelang pelaksanaan Pilkades.
Menurutnya, memang sempat terjadi adu argumen antara dirinya dan R. Namun, ia menegaskan bahwa perdebatan tersebut tidak sampai berujung pada tindakan kekerasan fisik sebagaimana yang dituduhkan.
"Kalau adu argumen memang ada, tetapi tidak ada pemukulan ataupun penganiayaan seperti yang diberitakan," tegasnya.
UL juga menyoroti tuduhan adanya benturan fisik menggunakan kepala. Menurutnya, apabila benar terjadi tindakan tersebut, maka dirinya juga seharusnya mengalami dampak yang dapat dibuktikan secara medis.
"Kalau memang saya menanduk atau terjadi benturan fisik (San)
Viral Chat WhatsApp, Kapolsek Bangko Bantah Klaim Mad Sholeh
Sport Hall Pemkot Jambi Berpotensi Jadi Food Court, Sewa Rp1,6 Miliar
Viral! Mad Sholeh Sebut Bupati Merangin Akui Ada Temuan Kades Saliman
DPRD Kota Jambi Sidak Aset, Lahan 2,1 Hektare Diduga Bermasalah
Ketum SOKSI Desak RUU Perampasan Aset Segera Disahkan: Jangan Biarkan Uang Rakyat Terus DiKorupsi
Abrasi Batanghari Mengancam, BPBD Tebo Bergerak Selamatkan Jalan, Makam dan Fasilitas Umum
DPRD Jambi Dorong Perda Zakat untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan Ekstrem