TP PKK Dorong Kader Jadi Garda Terdepan Pencegahan Stunting di Kerinci

Rabu, 24 Juni 2026 - 03:47:47 WIB - Dibaca: 53 kali

Hesti Haris menyampaikan arahan kepada kader PKK terkait penguatan peran keluarga dalam pencegahan stunting di Hall Desa Talang Tinggi, Kecamatan Siulak Mukai, Kabupaten Kerinci, Selasa (23/6/2026).
Hesti Haris menyampaikan arahan kepada kader PKK terkait penguatan peran keluarga dalam pencegahan stunting di Hall Desa Talang Tinggi, Kecamatan Siulak Mukai, Kabupaten Kerinci, Selasa (23/6/2026). (Diskominfo Provinsi Jambi)

JAMBIPRIMA.COM, KERINCI – Tim Penggerak (TP) PKK terus memperkuat upaya pencegahan stunting hingga ke tingkat desa. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Gerakan Jambi Bersholawat dan Supervisi Evaluasi Gerakan PKK yang digelar di Hall Desa Talang Tinggi, Kecamatan Siulak Mukai, Kabupaten Kerinci, Selasa (23/6/2026).

Dari hasil pengamatan jambiprima.com, selain membahas penguatan kelembagaan PKK, kegiatan tersebut juga menitikberatkan pada peran kader dalam mendukung peningkatan kualitas gizi keluarga dan pencegahan stunting di tengah masyarakat.

Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, SE atau Hesti Haris menegaskan pentingnya pemantauan pertumbuhan anak, pemberian makanan bergizi seimbang, serta keterlibatan aktif kader PKK dalam mendampingi keluarga menghadapi berbagai tantangan gizi.

“Kader PKK harus menjadi garda terdepan dalam edukasi gizi, mendeteksi dini masalah stunting, dan mengarahkan orang tua pada praktik pemberian makanan yang tepat,” ujarnya.

Menurut Hesti Haris, upaya penurunan angka stunting dan malnutrisi memerlukan pendekatan berbasis keluarga dan komunitas agar intervensi yang dilakukan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Ia menjelaskan, TP PKK juga mendorong sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari dinas kesehatan, dinas sosial hingga program bantuan pangan untuk memperkuat intervensi gizi secara holistik dan terukur.

“Kegiatan ini bertujuan menurunkan angka stunting dan malnutrisi pada anak melalui pendekatan berbasis keluarga dan komunitas. TP PKK juga mendorong sinergi dengan dinas kesehatan, dinas sosial, dan program bantuan pangan agar intervensi gizi lebih holistik dan terukur,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, para kader PKK juga mendapatkan penguatan terkait pentingnya edukasi gizi kepada keluarga, pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala, serta langkah-langkah pencegahan stunting sejak dini.

Hesti Haris berharap berbagai upaya yang dilakukan dapat melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa mendatang.

“Saya harap tercipta generasi anak yang lebih sehat dan cerdas. Rencana tindak lanjut mencakup pemantauan berkala, evaluasi capaian indikator gizi, serta penggalangan dukungan sumber daya untuk program gizi keluarga,” pungkasnya. (Rhm)





BERITA BERIKUTNYA