JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Sebuah rumah papan yang berada di Jalan Taruma Negara, Lorong Remba, RT 14, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, dilalap si jago merah pada Rabu (24/6/2026) siang. Kebakaran tersebut diduga dipicu oleh api dari pembakaran kardus yang dilakukan penjaga gudang untuk mengusir nyamuk.
Peristiwa itu sempat membuat warga sekitar panik lantaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan yang terbuat dari material kayu. Beruntung, petugas pemadam kebakaran bergerak cepat sehingga kobaran api tidak merambat ke rumah-rumah warga lainnya yang berada di sekitar lokasi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, Mustari Affandi, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 11.55 WIB. Tak lama setelah laporan diterima, tim dari Pos Pelayanan Kebakaran Jambi Timur langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
"Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 12.03 WIB dengan waktu respons delapan menit. Setibanya di lokasi, anggota langsung melakukan pemadaman sekaligus proteksi terhadap bangunan di sekitar agar api tidak meluas," ujar Mustari.
Sebelum proses pemadaman dilakukan, petugas terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak PLN untuk memutus aliran listrik di area tersebut. Langkah itu dilakukan guna menghindari risiko sengatan listrik serta menjamin keselamatan petugas dan warga selama proses penanganan kebakaran berlangsung.
Menurut Mustari, upaya proteksi menjadi prioritas karena lokasi kebakaran berada di kawasan permukiman yang cukup padat. Dengan langkah cepat yang dilakukan petugas, api berhasil dicegah agar tidak menjalar ke bangunan lain yang berdekatan dengan titik kebakaran.
Berdasarkan hasil pendataan awal di lapangan, kebakaran diduga bermula ketika penjaga gudang membakar sejumlah kardus di dalam rumah dengan tujuan mengusir nyamuk. Namun setelah api dinyalakan, yang bersangkutan meninggalkan lokasi tanpa memastikan api benar-benar padam.
Akibatnya, api terus membesar dan menyambar bagian bangunan yang mudah terbakar hingga akhirnya menghanguskan rumah tersebut.
"Dari informasi awal yang kami terima, sumber api berasal dari pembakaran kardus yang ditinggalkan dalam kondisi masih menyala. Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat agar tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan," tegas Mustari.
Dalam operasi pemadaman tersebut, Damkartan Kota Jambi mengerahkan delapan personel dan satu unit armada pemadam kebakaran. Sedikitnya 4.000 liter air digunakan untuk memadamkan api sekaligus melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan kobaran api sepenuhnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, satu orang penunggu rumah dilaporkan mengalami luka bakar ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, besaran kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Mustari mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap segala aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama yang melibatkan penggunaan api terbuka di dalam maupun di sekitar bangunan.
"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah atau benda lainnya di dalam bangunan dan jangan pernah meninggalkan api tanpa pengawasan. Pastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan agar kejadian serupa tidak terulang," pungkasnya. (DVD)
Pengurus SMSI Muaro Jambi Resmi Dilantik, Siap Perkuat Peran Pers dan Transparansi Informasi
Bakar Kardus Usir Nyamuk, Rumah Papan di Jambi Ludes Dilalap Api
SPMB di Tebo Berjalan Lancar, Disdikbud Tegaskan Sekolah Wajib Utamakan Jalur Zonasi
Heboh di Tebo, Anak Ketua BPD Diduga Jadi Korban Penyerangan Terkait PETI
Gaji 13 dan TPP Cair, ASN Kota Jambi Diajak Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
SPMB Kota Jambi 2026: Siswa Kini Bisa Pilih Dua SMP Sekaligus
Warga Tebo Heboh! WNA Asal China Diam-Diam Tinggal di Kontrakan, Imigrasi Turun Tangan