Wali Kota Alfin Dampingi Gubernur Al Haris Hadiri Festival Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh

Senin, 06 Juli 2026 - 10:48:58 WIB - Dibaca: 105 kali

Wali Kota Sungai Penuh Alfin mendampingi Gubernur Jambi Al Haris menghadiri Festival Budaya Kenduri Sko Kerapatan Adat Lima Desa Tanjung Pauh di Kecamatan Danau Kerinci Barat, Kabupaten Kerinci, Minggu (5/7/2026).
Wali Kota Sungai Penuh Alfin mendampingi Gubernur Jambi Al Haris menghadiri Festival Budaya Kenduri Sko Kerapatan Adat Lima Desa Tanjung Pauh di Kecamatan Danau Kerinci Barat, Kabupaten Kerinci, Minggu (5/7/2026). (Saudi)

JAMBIPRIMA.COM, KERINCI – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., mendampingi Gubernur Jambi, Al Haris, menghadiri Festival Budaya Kenduri Sko Kerapatan Adat Lima Desa Tanjung Pauh yang digelar di Kecamatan Danau Kerinci Barat, Kabupaten Kerinci, Minggu (5/7/2026).

Festival budaya yang mengusung tema "Lestari Budaya Satukan Generasi di Tengah Kemajuan Zaman" itu menjadi ajang pelestarian adat sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat Lima Desa Tanjung Pauh.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, Bupati Kerinci Monadi, Wakil Bupati Kerinci Murison, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Ketua TP-PKK Provinsi Jambi serta kabupaten/kota, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh adat, tokoh masyarakat, dan para tamu undangan.

Kedatangan rombongan tamu kehormatan disambut meriah dengan atraksi pencak silat, prosesi pengalungan selendang, serta tarian penyambutan yang mencerminkan kekayaan tradisi dan budaya masyarakat Kerinci.

Festival tersebut diikuti masyarakat adat dari lima desa, yakni Desa Tanjung Pauh Mudik, Punai Merindu, Pancuran Tiga, Bukit Pulai, dan Sumur Jauh. Beragam pertunjukan budaya ditampilkan, mulai dari penyambutan adat, pencak silat, tari penyambutan, tari massal Iyo-Iyo, pencak silat massal hingga tari kolosal yang memukau para tamu.

Di sela kegiatan, Wali Kota Alfin memberikan apresiasi kepada masyarakat adat Lima Desa Tanjung Pauh yang dinilai berhasil menyelenggarakan Kenduri Sko dengan penuh semangat kebersamaan dan tetap mempertahankan nilai-nilai tradisi.

Menurutnya, Kenduri Sko bukan sekadar agenda budaya tahunan, tetapi menjadi bukti nyata komitmen masyarakat dalam menjaga identitas, adat istiadat, serta warisan leluhur di tengah pesatnya perkembangan zaman.

"Melalui Kenduri Sko ini, kita melihat bagaimana masyarakat tetap menjaga jati diri dan warisan budaya yang telah diwariskan para leluhur. Nilai-nilai adat seperti ini harus terus dikenalkan kepada generasi muda agar tetap lestari dan menjadi kebanggaan masyarakat Kerinci di masa depan," ujar Alfin.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat terus berperan aktif dalam melestarikan sejarah dan budaya daerah sehingga kekayaan adat Kerinci tidak hanya terjaga, tetapi juga semakin dikenal oleh generasi penerus maupun masyarakat luas. (Sab)





BERITA BERIKUTNYA