Portugal Tersingkir Dramatis, Gol Menit Akhir Spanyol Hancurkan Mimpi Seleção di Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 - 08:50:22 WIB - Dibaca: 112 kali

Kapten Portugal, Cristiano Ronaldo, berjabat tangan dengan Mikel Merino usai pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium.
Kapten Portugal, Cristiano Ronaldo, berjabat tangan dengan Mikel Merino usai pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium. (FIFA/Getty Images.)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Perjalanan Timnas Portugal di Piala Dunia 2026 harus berakhir dengan cara yang menyakitkan. Seleção das Quinas tersingkir di babak 16 besar setelah kalah tipis 0-1 dari Spanyol akibat gol dramatis Mikel Merino pada masa injury time, dalam pertandingan yang berlangsung di Dallas Stadium, Arlington, Texas, Selasa (7/7/2026) dini hari WIB.

Dari hasil pengamatan Jambiprima.com melalui siaran langsung pertandingan, Portugal mampu memberikan perlawanan sengit kepada salah satu kandidat juara dunia tersebut. Namun, konsentrasi yang menurun pada penghujung laga membuat pasukan Roberto Martínez harus menerima kenyataan pahit gagal melangkah ke babak perempat final.

Sejak peluit awal dibunyikan, duel dua tim Semenanjung Iberia berlangsung dalam tempo tinggi. Portugal beberapa kali mengancam gawang Spanyol melalui Cristiano Ronaldo, sementara peluang terbaik datang dari Nuno Mendes yang melepaskan tembakan keras setelah sempat berubah arah, namun hanya membentur mistar gawang.

Di sisi lain, Spanyol juga memperoleh sejumlah peluang melalui Mikel Oyarzabal dan Alex Baena. Namun hingga turun minum, kedua tim gagal memecah kebuntuan.

Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung lebih hati-hati. Portugal tampil disiplin dalam bertahan dan mampu meredam serangan La Roja dalam waktu yang cukup lama.

Petaka datang saat pertandingan memasuki masa tambahan waktu. Kombinasi dua pemain pengganti Spanyol menjadi pembeda setelah Ferran Torres memberikan umpan matang kepada Mikel Merino yang langsung melepaskan tendangan mendatar ke pojok gawang. Gol pada menit ke-90+1 itu memastikan kemenangan 1-0 Spanyol.

Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan Portugal di Piala Dunia 2026. Laga itu juga diyakini menjadi penampilan terakhir Cristiano Ronaldo di ajang Piala Dunia. Sebelum turnamen berakhir, kapten Portugal itu telah menyatakan bahwa edisi 2026 menjadi Piala Dunia terakhir dalam kariernya.

Meski gagal melangkah lebih jauh, gelandang Portugal Bruno Fernandes menilai timnya memiliki peluang untuk meraih hasil yang lebih baik apabila mampu mempertahankan permainan seperti pada babak pertama.

Dalam rilis resmi FIFA, Bruno Fernandes mengaku kecewa karena Portugal gagal mencapai target yang telah ditetapkan sejak awal turnamen.

"Tentu kami sangat sedih. Kami datang ke sini dengan satu tujuan, yaitu menjuarai Piala Dunia. Sayangnya kami tidak tampil dalam level terbaik. Saya pikir kami bermain lebih baik pada babak pertama, tetapi di babak kedua kami kembali melakukan kesalahan dengan bertahan terlalu dalam dan membiarkan mereka menguasai bola. Cepat atau lambat, situasi seperti itu akan berujung pada kebobolan. Selamat untuk Spanyol, mereka memiliki kualitas, tetapi jika kami mampu mempertahankan permainan seperti di babak pertama, saya yakin hasilnya bisa berbeda," ujar Bruno Fernandes.

Hal senada disampaikan pelatih Portugal Roberto Martínez. Ia tetap bangga terhadap perjuangan para pemainnya meski harus mengakhiri langkah di babak 16 besar.

"Rakyat Portugal patut bangga terhadap tim dan para pemain ini. Sangat disayangkan hasilnya seperti ini. Kami sempat membentur mistar gawang dan saya rasa kami layak membawa pertandingan hingga babak tambahan waktu. Kami bertahan dengan baik melawan salah satu tim favorit juara Piala Dunia. Mungkin kami hanya kurang beruntung. Keberuntungan tidak berpihak kepada kami hari ini, padahal pertandingan berlangsung sangat seimbang," katanya. (Sab)





BERITA BERIKUTNYA