Pemkab Bungo dan Forkopimda Siapkan Langkah Terpadu Cegah Geng Motor

Kamis, 09 Juli 2026 - 10:06:13 WIB - Dibaca: 130 kali

Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat didampingi Wakapolres Bungo Kompol Aswindo Indriadi mengikuti rapat koordinasi virtual bersama Gubernur Jambi dan Kapolda Jambi.
Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat didampingi Wakapolres Bungo Kompol Aswindo Indriadi mengikuti rapat koordinasi virtual bersama Gubernur Jambi dan Kapolda Jambi. (Saudi)

JAMBIPRIMA.COM, BUNGO – Pemerintah Kabupaten Bungo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperkuat upaya pencegahan dan penanganan aktivitas geng motor yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Langkah tersebut mengemuka setelah Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat mengikuti rapat koordinasi secara virtual bersama Gubernur Jambi dan Kapolda Jambi, Rabu (8/7/2026). Rapat itu membahas strategi menghadapi maraknya aktivitas geng motor di sejumlah wilayah di Provinsi Jambi.

Usai mengikuti rapat, Tri Wahyu yang didampingi Wakapolres Bungo Kompol Aswindo Indriadi mengatakan hasil pembahasan akan segera disampaikan kepada Bupati Bungo untuk ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan seluruh instansi terkait.

Menurut Tri, penanganan geng motor tidak bisa dilakukan secara parsial. Ia menilai diperlukan kerja sama berbagai pihak agar langkah pencegahan berjalan efektif.

"Penanganan geng motor harus dilakukan secara serius dan melibatkan semua pihak," ujar Tri.

Ia menjelaskan, selain aparat penegak hukum, keterlibatan pemerintah daerah, sekolah, orang tua, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga organisasi kepemudaan menjadi faktor penting dalam mencegah munculnya kelompok-kelompok yang berpotensi melakukan tindakan melanggar hukum.

Sementara itu, Wakapolres Bungo Kompol Aswindo Indriadi menegaskan Polres Bungo siap mendukung langkah pemerintah daerah melalui pendekatan yang mengedepankan penegakan hukum sekaligus upaya pencegahan.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Bungo bersama Forkopimda akan menggelar rapat lanjutan untuk menyusun langkah konkret. Salah satu fokus yang akan dibahas yakni menyiapkan berbagai kegiatan positif bagi kalangan remaja agar memiliki ruang untuk menyalurkan minat dan bakat.

"Kami ingin anak-anak muda memiliki ruang yang positif untuk mengembangkan potensi sehingga tidak terjerumus dalam aktivitas yang melanggar hukum," katanya. (Sab)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA