JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Perjalanan Belgia di Piala Dunia 2026 memang harus berakhir di babak perempat final usai takluk 1-2 dari Spanyol. Namun, gelandang senior Axel Witsel menilai Red Devils tetap memiliki masa depan yang cerah berkat kemunculan generasi muda yang terus berkembang.
Dari hasil pengamatan JambiPrima.com melalui siaran langsung pertandingan di Los Angeles Stadium, Jumat (10/7/2026) waktu setempat atau Sabtu (11/7/2026) WIB, Belgia sempat memberikan perlawanan sengit sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan La Roja.
Bagi sejumlah pemain senior seperti Witsel, Romelu Lukaku, Kevin De Bruyne, hingga Thibaut Courtois, kegagalan di perempat final kemungkinan menjadi kesempatan terakhir mereka untuk membawa Belgia meraih trofi di turnamen besar. Meski demikian, pencapaian hingga delapan besar tetap dinilai sebagai modal penting setelah penampilan yang kurang memuaskan pada Piala Dunia 2022 dan UEFA EURO 2024.
Perjalanan Belgia di turnamen ini tidak berlangsung mudah. Mereka hanya meraih dua hasil imbang pada fase grup sebelum memastikan tiket ke babak gugur lewat kemenangan telak atas Selandia Baru. Di babak 32 besar, Belgia harus berjuang hingga perpanjangan waktu untuk menyingkirkan Senegal setelah Youri Tielemans mencetak gol penentu kemenangan. Momentum itu berlanjut saat mereka mengalahkan tuan rumah Amerika Serikat dengan skor meyakinkan 4-1 di babak 16 besar.
Meski langkah mereka terhenti di tangan Spanyol, Witsel menegaskan perkembangan permainan Belgia sepanjang turnamen menjadi alasan untuk tetap optimistis.
Dalam rilis resmi FIFA, Witsel mengatakan timnya memang sempat mengalami kesulitan pada awal kompetisi, tetapi mampu menunjukkan peningkatan di setiap pertandingan.
"Memang kami sedikit gugup di awal turnamen, tetapi semakin jauh melangkah, permainan kami semakin berkembang. Saya rasa itulah hal yang harus kami ambil dari Piala Dunia ini. Saya tidak khawatir dengan tim ini. Kami memiliki masa depan yang cerah," ujar Witsel.
Optimisme serupa juga disampaikan Courtois. Menurutnya, Belgia layak bangga karena mampu terus bersaing di level tertinggi meski berasal dari negara dengan jumlah penduduk yang relatif kecil.
Courtois menyebut banyak tim besar yang juga belum pernah meraih gelar di turnamen internasional, sehingga Belgia harus terus percaya pada proses pengembangan pemain muda.
"Kami adalah negara kecil dengan penduduk bahkan tidak sampai 12 juta jiwa, tetapi di turnamen-turnamen besar kami mampu menunjukkan hal-hal luar biasa. Kami memiliki akademi-akademi yang sangat baik dan saya berharap di masa depan kami bisa melangkah lebih jauh hingga mencapai final," kata Courtois.
Harapan Belgia memang bertumpu pada generasi baru. Charles De Ketelaere tampil sebagai salah satu pemain paling menonjol setelah mencetak tiga gol sepanjang Piala Dunia 2026, termasuk gol penyeimbang saat menghadapi Spanyol di perempat final.
Selain De Ketelaere, nama-nama seperti Jeremy Doku, Nicolas Raskin, Maxim De Cuyper, Arthur Theate hingga kiper muda Senne Lammens mulai menunjukkan kapasitas sebagai tulang punggung baru Red Devils.
Bek Belgia Brandon Mechele meyakini pengalaman yang diperoleh para pemain muda di level klub akan membuat tim nasional semakin kuat dalam beberapa tahun mendatang.
Sementara itu, Mechele mengatakan Belgia hanya perlu terus menjaga perkembangan para pemain mudanya agar mampu bersaing di UEFA EURO 2028 maupun Piala Dunia berikutnya.
"Jika kami terus membangun dari performa yang sudah ditunjukkan, maka masa depan tim ini masih sangat menjanjikan. Kami memiliki banyak pemain muda. Jika mereka terus bermain bersama klub masing-masing, mereka akan mendapatkan lebih banyak pengalaman, dan itu tentu akan sangat baik bagi tim ini," ujarnya. (Sab)
Gol Penentu Merino Antar Spanyol ke Semifinal, Mimpi Juara Dunia Kian Dekat
Dembele Cetak Gol, Prancis Tumbangkan Maroko 2-0 dan Melaju ke Semifinal Piala Dunia 2026
Al Haris Dijadwalkan Buka Urawa Cup VI pada 22 Agustus, Siap Bermain Lawan Urawa Legend
Gregor Kobel Jadi Tembok Kokoh Swiss, Bawa Timnya Singkirkan Kolombia dan Tantang Argentina
Messi Bersinar, Antar Argentina Bangkit Dramatis ke Perempat Final Piala Dunia 2026
Portugal Tersingkir Dramatis, Gol Menit Akhir Spanyol Hancurkan Mimpi Seleção di Piala Dunia 2026
Orjan Nyland Tampil Heroik, Norwegia Bungkam Brasil dan Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026