JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko resmi menutup program Pelatihan Kemandirian Warga Binaan di bidang pangkas rambut dan tambal ban yang digelar melalui kolaborasi dengan Baznas Kabupaten Merangin dan Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Merangin.
Program tersebut menjadi bagian dari pembinaan kemandirian bagi warga binaan dengan tujuan membekali mereka keterampilan praktis sebagai modal untuk kembali hidup mandiri dan produktif setelah menyelesaikan masa pidana.
Kegiatan diawali dengan penyampaian laporan oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Kasi Binapigiatja) Lapas Kelas IIB Bangko, Ali Sodikin. Dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa seluruh peserta dinyatakan lulus setelah mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.
Selama mengikuti pelatihan, para warga binaan menunjukkan disiplin, semangat belajar, serta antusiasme tinggi dalam menyerap materi teori maupun praktik yang diberikan langsung oleh instruktur dari BLK Kabupaten Merangin.
Pelaksana Harian (Plh.) Ketua Baznas Kabupaten Merangin, H. Marzuki Yahya, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Baznas, Lapas Bangko, dan BLK Kabupaten Merangin dalam menyelenggarakan program tersebut.
Menurutnya, pelatihan kemandirian tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membuka harapan baru bagi warga binaan agar memiliki bekal usaha dan mampu meningkatkan kualitas hidup setelah kembali ke masyarakat.
Sebagai bentuk penghargaan atas capaian peserta, panitia menyerahkan sertifikat kepada warga binaan terbaik pada masing-masing bidang pelatihan. Selain itu, sertifikat penghargaan juga diberikan kepada para instruktur BLK Kabupaten Merangin sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka selama membimbing peserta hingga pelatihan selesai.
Kepala Lapas Kelas IIB Bangko, Heri, secara resmi menutup kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Merangin dan BLK Kabupaten Merangin yang telah mendukung terselenggaranya program pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
"Keterampilan yang saudara peroleh hari ini bukan sekadar sertifikat, tetapi bekal untuk menata masa depan yang lebih baik. Jadikan ilmu ini sebagai modal untuk bekerja, berusaha, dan membuktikan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah," ujar Heri.
Kalapas berharap keterampilan yang telah diperoleh para warga binaan terus diasah sehingga mampu menjadi modal untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri, produktif, dan bermanfaat setelah kembali ke tengah masyarakat.
Ia juga berharap sinergi antara Lapas Bangko, Baznas Kabupaten Merangin, dan BLK Kabupaten Merangin terus berlanjut melalui berbagai program pembinaan yang mampu menciptakan perubahan positif bagi warga binaan, sejalan dengan semangat Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat untuk Masyarakat. (Sab)
Bupati Merangin Antar Putranya di Hari Pertama Sekolah, Ajak Para Ayah Dampingi Anak
Viral! Video Tim Bareskrim Polri Bersenjata Dihadang Massa Saat Masuk Lokasi PETI di Merangin
HIPSI Dukung Usulan Golkar: Dana BLUD RSUD Tebo Dinilai Lebih Strategis di Bank Jambi
Ricuh di PN Bangko, Pengacara Korban Desak Bupati Merangin Turun Tangan Cegah Konflik Meluas
Bupati Merangin Tegaskan Penataan PKL Bukan Penggusuran, Drainase Kota Bangko Mulai Dibenahi
Bupati Merangin Ajak Warga Bijak Bermedia Sosial, Kritik Pemerintah Disampaikan di Jalur yang Tepat
DPD GRIB Jaya Jambi Perkuat Kepengurusan, Siap Tingkatkan Peran sebagai Kontrol Sosial