JAMBIPRIMA.COM, MUARO JAMBI – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjelang puncak musim kemarau. Hal itu ditandai dengan digelarnya Rapat Persiapan Apel Gabungan Siaga Bencana Karhutla Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Muaro Jambi, Budhi Hartono, S.Sos., M.T., di Aula Rapat Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muaro Jambi, Senin (20/7/2026).
Rapat tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dalam menyusun kesiapan menghadapi potensi Karhutla yang kerap meningkat saat musim kemarau. Kehadiran Sekda sekaligus memimpin jalannya rapat menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan seluruh elemen bergerak cepat dan terkoordinasi untuk mencegah terjadinya bencana.
Rapat dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, TNI, Polri, BPBD, serta instansi vertikal lainnya. Dalam pembahasan tersebut disepakati pelaksanaan Apel Gabungan Siaga Bencana Karhutla Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2026 akan digelar pada Rabu, 22 Juli 2026.
Apel tersebut akan difokuskan pada pengecekan kesiapan personel lintas sektor sekaligus inspeksi kelayakan sarana dan prasarana penanggulangan bencana, sehingga seluruh kekuatan yang terlibat benar-benar siap apabila terjadi kondisi darurat.
"Apel gabungan hari Rabu nanti bukan sekadar seremonial, melainkan pembuktian bahwa seluruh elemen di Muaro Jambi—mulai dari pemerintah, TNI-Polri, pihak swasta, hingga relawan masyarakat—sudah dalam kondisi siap siaga satu dan padu dalam mencegah karhutla," tegas Budhi Hartono.
Dalam arahannya, Sekda juga meminta BPBD bersama seluruh camat dan kepala desa meningkatkan koordinasi di lapangan. Ia menekankan pentingnya mengaktifkan posko pemantauan di wilayah rawan serta menggencarkan edukasi kepada masyarakat mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar.
Menurutnya, upaya pencegahan harus menjadi prioritas utama karena lebih efektif dibandingkan penanganan ketika kebakaran sudah meluas. Oleh sebab itu, sinergi seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan agar potensi Karhutla dapat ditekan sejak dini.
Melalui persiapan yang matang dan koordinasi lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi berharap pelaksanaan Apel Gabungan Siaga Bencana Karhutla pada Rabu mendatang berjalan lancar serta menjadi awal komitmen bersama dalam mewujudkan Muaro Jambi bebas asap sepanjang tahun 2026. (Rhm)
Cek Endra Tindak Lanjuti Aduan Dugaan Pencemaran PT SMM, Komisi XII Segera Turun ke Jambi
Kapolres Merangin Selidiki Dugaan Oknum P3K SD 94 Terlibat PETI
Wabup Muaro Jambi Pimpin Upacara HARGANAS ke-33, Tekankan Peran Keluarga Hadapi Era Digital
SMPN 25 Tebo Gelar Sertijab Kepala Sekolah, Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
Raih Pemred Award 2026, Bupati Merangin Justru Dikeluhkan Sulit Dikonfirmasi Wartawan
Spanyol Juara Dunia, Bupati M. Syukur dan Ratusan Warga Merangin Larut dalam Euforia Nobar