JAMBIPRIMA.COM, BUNGO – Pembangunan VIP Room di Bandara Muara Bungo mulai dikerjakan. Fasilitas yang dianggarkan sebesar Rp2,6 miliar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Provinsi Jambi tersebut bukan sekadar penambahan ruang pelayanan, tetapi menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jambi meningkatkan fungsi Bandara Muara Bungo sebagai pintu gerbang mobilitas dan aktivitas ekonomi di wilayah Jambi bagian barat.
Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH., melihat langsung progres awal pembangunan tersebut, Sabtu (29/8/2026) siang. Peninjauan dilakukan setelah Gubernur Al Haris tiba di Bandara Muara Bungo dari lawatan kedinasan di Jakarta.
Di lokasi pembangunan, sejumlah pekerja terlihat mulai melaksanakan pekerjaan konstruksi. Gubernur Al Haris bersama rombongan juga menyimak penjelasan dan berdiskusi mengenai rencana pembangunan fasilitas tersebut.
Menurut Al Haris, pembangunan VIP Room merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di Bandara Muara Bungo.
“Pembangunan VIP Room ini adalah komitmen pemerintah untuk menjadikan Bandara Muara Bungo semakin optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik, dan konektivitas wilayah,” ujar Al Haris.
VIP Room secara fungsi ditujukan untuk memberikan layanan yang lebih representatif kepada tamu penting, pejabat pemerintah, investor, maupun pengguna layanan tertentu.
Namun, bagi Pemerintah Provinsi Jambi, pembangunan fasilitas ini ditempatkan dalam konteks yang lebih luas. Bandara Muara Bungo memiliki posisi strategis dalam mendukung konektivitas wilayah Jambi bagian barat.
Kehadiran fasilitas yang lebih memadai diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan sekaligus memperkuat citra bandara sebagai salah satu simpul transportasi penting di kawasan tersebut.
Al Haris berharap peningkatan fasilitas bandara dapat berjalan secara bertahap sehingga keberadaan Bandara Muara Bungo semakin mampu mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus aktivitas pemerintahan dan dunia usaha.
Dengan posisi tersebut, bandara tidak hanya dipandang sebagai tempat keberangkatan dan kedatangan penumpang, tetapi juga sebagai bagian dari infrastruktur pendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Kepala Dinas PUTR Provinsi Jambi Muzakir menjelaskan, pembangunan VIP Room resmi dimulai pada tahun 2026 dengan nilai anggaran Rp2,6 miliar.
“Kita anggarkan Rp2,6 miliar. Pembangunannya sudah kita mulai dan insya Allah pada awal tahun 2027 fasilitas ini sudah bisa dimanfaatkan,” kata Muzakir.
Target penyelesaian pada awal 2027 menjadi tahapan awal dari rencana peningkatan fasilitas Bandara Muara Bungo secara bertahap.
Artinya, pembangunan VIP Room tidak berdiri sendiri. Pemerintah Provinsi Jambi melihat masih terdapat kebutuhan untuk melengkapi berbagai fasilitas pendukung bandara agar pelayanan kepada masyarakat dan pengguna jasa semakin optimal.
Muzakir menyebut pembangunan tersebut sekaligus menunjukkan sinergi antara Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Bungo dalam mengoptimalkan fungsi Bandara Muara Bungo.
Konektivitas menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan wilayah. Infrastruktur transportasi yang memadai dapat mempercepat mobilitas masyarakat, memperlancar aktivitas pemerintahan, sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi kegiatan ekonomi.
Dalam konteks Jambi bagian barat, Bandara Muara Bungo memiliki peran strategis karena menjadi salah satu infrastruktur transportasi udara yang mendukung mobilitas masyarakat dan kegiatan ekonomi di kawasan tersebut.
Karena itu, peningkatan fasilitas bandara diharapkan tidak berhenti pada aspek pelayanan penumpang. Dalam jangka panjang, keberadaan bandara yang semakin representatif diharapkan ikut memberikan dampak terhadap iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi.
“Ke depan, bandara diharapkan tidak hanya melayani mobilitas masyarakat, tetapi juga mendorong peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Jambi bagian barat,” ujar Muzakir.
Harapan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan Bandara Muara Bungo ditempatkan sebagai bagian dari agenda pembangunan daerah yang lebih luas.
Semakin baik konektivitas, semakin terbuka pula peluang bagi pergerakan orang, barang, investasi, dan kegiatan ekonomi antardaerah.
Pembangunan VIP Room menjadi salah satu langkah awal dalam melengkapi fasilitas Bandara Muara Bungo.
Pemerintah Provinsi Jambi menyadari bahwa pengembangan infrastruktur membutuhkan proses dan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan anggaran.
Karena itu, penyelesaian VIP Room pada awal 2027 nantinya diharapkan menjadi bagian dari rangkaian pengembangan fasilitas bandara secara berkelanjutan.
“Secara bertahap akan kita lengkapi semua fasilitas bandara. Insya Allah semua bisa tercapai. Dengan semangat kebersamaan, secara bertahap kita bangun,” pungkas Muzakir.
Pesan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pembangunan Bandara Muara Bungo diarahkan untuk memiliki fasilitas yang semakin lengkap dan representatif.
Jika pengembangan berjalan sesuai target, keberadaan VIP Room nantinya tidak hanya menambah fasilitas pelayanan, tetapi juga menjadi salah satu penanda keseriusan pemerintah dalam memperkuat infrastruktur konektivitas di wilayah Jambi bagian barat.
Pada akhirnya, pembangunan tersebut bermuara pada satu tujuan: menjadikan Bandara Muara Bungo lebih mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas pemerintahan, investasi, dan pertumbuhan ekonomi daerah. (Sab)
Gubernur Al Haris Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Desa Buat, 14 Rumah Terdampak
Ukir Prestasi di OBA 2026, Guru SMAIT Ad-Dhuha Bungo Wakili Jambi ke Nasional
Jumat Bersih di Pasar Atas, Babinsa dan Pemkab Bungo Perkuat Gotong Royong Jaga Kebersihan Lingkunga
Kemarau Mengering, Ancaman Karhutla Mengintai: Kodim 0416/Bute dan BPBD Bungo Perkuat Posko Siaga
Rumah Tinggal Rata dengan Tanah, Legislator Demokrat Bungo Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran