JAMBIPRIMA.COM, SAROLANGUN – Malam hari menjadi salah satu waktu yang mendapat perhatian khusus jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Pauh dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Minggu (30/8/2026) malam, polisi kembali meningkatkan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menyasar sejumlah kawasan di Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun.
Langkah tersebut tidak sekadar untuk merespons gangguan keamanan yang telah terjadi, tetapi lebih diarahkan pada upaya pencegahan. Sejumlah potensi kerawanan, mulai dari aksi balap liar, pungutan liar (pungli), aktivitas kelompok pemuda yang berpotensi mengganggu ketertiban, hingga tindak pidana 3C—pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor—menjadi perhatian petugas.
Patroli dimulai sekitar pukul 21.00 WIB. Kapolsek Pauh Iptu Hans Simangunsong, S.H., memimpin langsung kegiatan tersebut bersama personel Polsek Pauh. Rute patroli menyusuri sejumlah wilayah mulai dari Kelurahan Pauh hingga kawasan Batu Kucing.
Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah sepanjang Jalan Lintas Sarolangun–Tembesi. Jalur tersebut menjadi bagian penting dari mobilitas masyarakat sehingga kondisi keamanan di sepanjang ruas jalan perlu terus dipantau, khususnya pada malam hari.
Dalam konsep pemeliharaan kamtibmas, patroli malam memiliki fungsi lebih luas daripada sekadar menjaga keberadaan polisi di lapangan. Kehadiran personel di titik-titik yang dianggap rawan diharapkan mampu mempersempit ruang bagi munculnya aksi kriminal maupun aktivitas yang membahayakan masyarakat.
Petugas menyisir sejumlah lokasi sekaligus melakukan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat. Apabila menemukan kelompok pemuda yang berkumpul di pinggir jalan, personel memberikan imbauan agar tidak melakukan kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban ataupun membahayakan pengguna jalan.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian. Polisi tidak hanya bertindak setelah sebuah tindak pidana terjadi, tetapi berupaya membangun komunikasi dengan masyarakat agar potensi gangguan dapat dihentikan sejak awal.
Terlebih, aktivitas seperti balap liar maupun aksi kelompok yang menguasai ruang publik pada malam hari tidak hanya berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan pelaku dan pengguna jalan lainnya.
Selain balap liar, kepolisian juga memberikan perhatian terhadap potensi munculnya aksi geng motor. Sosialisasi penolakan terhadap aktivitas geng motor disampaikan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga ruang publik tetap aman dan nyaman.
Di sisi lain, antisipasi terhadap tindak pidana 3C juga menjadi salah satu fokus patroli. Kejahatan jenis tersebut kerap menjadi perhatian dalam pemeliharaan keamanan karena berkaitan langsung dengan harta benda dan keselamatan masyarakat.
Karena itu, pemantauan dilakukan secara bergerak dengan menyisir sejumlah titik yang dinilai memiliki potensi kerawanan. Polsek Pauh juga mengajak masyarakat tidak bersikap pasif ketika menemukan adanya aktivitas mencurigakan.
Warga diminta segera melaporkan kejadian kriminal maupun peristiwa menonjol kepada kepolisian. Untuk mempercepat akses masyarakat terhadap layanan kepolisian, warga dapat memanfaatkan Call Center Polri 110.
Partisipasi masyarakat dinilai penting karena polisi tidak mungkin mengawasi seluruh wilayah setiap saat tanpa dukungan informasi dari warga.
Dari hasil kegiatan KRYD tersebut, personel Polsek Pauh tidak menemukan adanya hiburan malam maupun aksi balap liar di sepanjang rute yang dilalui.
Sejumlah titik yang menjadi sasaran pemantauan juga berada dalam kondisi aman dan terkendali. Tidak ditemukan gangguan menonjol yang dapat mengganggu keamanan masyarakat maupun kelancaran arus lalu lintas.
Meski demikian, kondisi aman tersebut tidak membuat kegiatan patroli dihentikan. Sebaliknya, kepolisian memandang patroli berkala tetap diperlukan untuk mempertahankan situasi kondusif sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Pola patroli yang dilakukan secara rutin juga menjadi bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat, terutama pada jam-jam yang dianggap memiliki potensi kerawanan lebih tinggi.
Kapolsek Pauh Iptu Hans Simangunsong, S.H., menegaskan kegiatan patroli KRYD akan terus dilaksanakan secara berkala. Menurutnya, pencegahan gangguan kamtibmas membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, bukan hanya kepolisian.
“Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab bersama. Dengan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi, setiap potensi gangguan dapat dicegah sebelum berkembang menjadi ancaman nyata bagi masyarakat,” ujar Hans Simangunsong.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa strategi pemeliharaan kamtibmas tidak berhenti pada patroli dan penindakan. Komunikasi dengan warga, edukasi kepada kelompok pemuda, serta keberanian masyarakat melaporkan kejadian mencurigakan menjadi bagian penting dalam membangun sistem keamanan berbasis kebersamaan.
Hingga kegiatan patroli berakhir, situasi wilayah Kecamatan Pauh terpantau aman, tertib, lancar, dan kondusif. Polisi memastikan kegiatan preventif serupa akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan masyarakat sekaligus mencegah potensi gangguan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar. (Rhm)
Lima Warga SAD Serahkan Diri ke Polres Sarolangun, Kasus Dugaan Pengeroyokan Anggota TNI Diproses
Warga Lubuk Mandarsah Ulu Apresiasi Cek Endra, Minta Listrik Segera Menyala
Perjuangan Warga Berbuah Hasil, DPRD Jambi Siapkan RDP dan Pemeliharaan Jalan Betung–Pintas
Bupati Sarolangun Buka Lomba Video Konten Literasi 2026, Dorong Generasi Muda Kembangkan Budaya Baca
Modus Palsukan Aksi Perampokan, Sopir Truk di Sarolangun Gelapkan 8,8 Ton Sawit
Upacara Perdana Tandai Awal Semester Baru dan Pembukaan MPLS di SMAN 1 Sarolangun
Patroli Gabungan Polres Tebo dan Brigif TP 35/Siginjai, Lima Motor Knalpot Brong Ditindak