JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap ditunjukkan Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kabupaten Tebo.
Merespons kondisi udara yang terdampak asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), DPD BKPRMI Kabupaten Tebo menggelar aksi sosial dengan membagikan masker gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan, Selasa (1/9/2026).
Pembagian masker dilakukan di sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Sasaran kegiatan meliputi pengendara roda dua dan roda empat, pedagang kaki lima, pejalan kaki, serta masyarakat lainnya yang tetap beraktivitas di luar ruangan.
Para kader pemuda dan remaja masjid turun langsung ke lapangan untuk membagikan masker kepada masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian BKPRMI Tebo terhadap warga yang tetap harus menjalankan aktivitas di tengah kondisi udara yang kurang sehat.
Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Tebo, Mardi Sufni, SH., MH., mengatakan kegiatan itu merupakan bentuk ikhtiar organisasi dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap.
Menurutnya, kondisi udara yang dipengaruhi asap perlu menjadi perhatian bersama. Masyarakat, khususnya yang beraktivitas di luar ruangan, diimbau untuk menggunakan masker sebagai salah satu upaya mengurangi paparan asap dan debu.
Selain membagikan masker, BKPRMI Tebo juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Upaya pencegahan Karhutla, menurutnya, membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk masyarakat. Kesadaran untuk menjaga lingkungan dinilai penting agar risiko kebakaran dan dampak yang ditimbulkannya dapat diminimalkan.
BKPRMI Tebo berharap kondisi kabut asap di wilayah Kabupaten Tebo segera membaik sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan kondisi udara yang lebih baik.
“Ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Mudah-mudahan masker yang kami bagikan dapat bermanfaat dan membantu masyarakat dalam menjaga kesehatan di tengah kondisi kabut asap,” ujar Mardi Sufni.
Ia menambahkan, kepedulian terhadap kesehatan masyarakat perlu berjalan seiring dengan upaya pencegahan Karhutla. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak hanya menjaga kesehatan selama kabut asap terjadi, tetapi juga ikut berperan dalam menjaga lingkungan agar kebakaran dapat dicegah.
“Kami berharap masyarakat tetap waspada dan menjaga kesehatan. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan agar Karhutla dapat dicegah dan kondisi udara kembali sehat,” pungkasnya. (Syh)
Bukan Sekadar Panen, Babinsa dan Petani Embacang Gedang Bangun Ketahanan Pangan dari Sawah
BAZNAS Tebo Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Dua Wilayah
ISPA Dominasi Kasus di Kota Jambi, Tembus 6.508 Pasien di Tengah Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat
PKS Jambi Perkuat Komunikasi dengan Bupati Muaro Jambi, Bahas Sinergi Pelayanan Masyarakat
Kebakaran Lahan di Kilometer 14 Tebo, Warga Khawatir Api Menjalar ke Kebun Sawit
62 Titik Hotspot Terdeteksi di Tebo, Dominan di Kecamatan Sumay
YJI Jambi Bagikan Masker Gratis di Tengah Kabut Asap, Warga Diingatkan Jaga Kesehatan Jantung