JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Tebo, Jambi, menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Hingga akhir Agustus 2026, luas lahan yang terbakar tercatat mencapai 175,46 hektare.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tebo, Joko Ardiawan, SP, mengatakan tingginya aktivitas karhutla juga terlihat dari jumlah titik panas atau hotspot yang terpantau di wilayah tersebut.
Berdasarkan pemantauan tiga satelit, tercatat sebanyak 584 titik hotspot tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Tebo. Kecamatan Sumay menjadi daerah dengan potensi kebakaran hutan dan lahan paling tinggi.
Kondisi karhutla tersebut sempat berdampak terhadap kualitas udara di Kabupaten Tebo. Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) bahkan mengalami peningkatan hingga masuk kategori berbahaya akibat kepungan asap.
Joko menjelaskan, seluruh lahan yang terbakar di Kabupaten Tebo merupakan tanah mineral dan tidak terdapat lahan gambut. Kondisi geografis Tebo yang dikelilingi perbukitan turut memengaruhi penyebaran asap.
Selain itu, arah angin yang bergerak dari selatan ke utara menyebabkan asap lebih mudah menyebar sekaligus terperangkap di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut membuat kualitas udara sempat memburuk.
Namun, penanganan yang dilakukan Satgas Gabungan secara intensif mulai menunjukkan hasil. Status ISPU di Kabupaten Tebo kini berhasil ditekan hingga berada pada kategori kuning atau sedang.
Pemerintah dan Satgas Gabungan masih terus melakukan penanganan serta pemantauan untuk mencegah meluasnya kebakaran. Targetnya, kualitas udara di Tebo dapat kembali berada pada kategori biru hingga hijau.
“Untuk sebaran titik hotspot yang ada di Kabupaten Tebo terpantau dari tiga satelit yang ada itu sejumlah 584 titik hotspot. Kecamatan yang memang tertinggi untuk potensi kebakaran hutan dan lahan itu berada di Kecamatan Sumay,” kata Joko, Selasa (1/9/2026). (San)
Wartawan Bidik Indonesia News Tebo Moncer di UKW, M. Halik Raih Nilai Tertinggi Kedua
Aklamasi! Ismail AB dan Mus Mulyadi Kembali Nahkodai Golkar VII Koto Ilir dan VII Koto
Serapan APBD Tebo Baru 48,51 Persen, PAD Tembus 86,74 Persen
Perkuat Pendidikan Anak Usia Dini, Wabup Nazar Hadiri Penandatanganan MoU Bunda PAUD
ISPU Tebo Tembus 220, Ketua DPRD Imbau Warga Waspadai Dampak Kabut Asap
Kemarau Mengering, Ancaman Karhutla Mengintai: Kodim 0416/Bute dan BPBD Bungo Perkuat Posko Siaga