JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI — Pemerintah Kota Jambi mempercepat pembangunan pos pemadam kebakaran (Damkar) di Kecamatan Pelayangan. Pos tersebut ditargetkan mulai direalisasikan tahun ini untuk memperkuat layanan penanganan kebakaran di kawasan Seberang Kota Jambi.
Rencana itu menjadi perhatian Pemkot Jambi setelah kebakaran melanda empat rumah warga di RT 06, Kelurahan Tanjung Raden, Kecamatan Danau Teluk, Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Dalam kejadian tersebut, dua rumah mengalami kerusakan berat, sedangkan dua rumah lainnya terdampak pada bagian dapur. Sebanyak empat kepala keluarga atau sembilan jiwa terdampak akibat kebakaran tersebut.
Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., mengatakan pos Damkar Pelayangan nantinya akan dilengkapi kendaraan dan armada sehingga dapat saling membackup dengan pos Damkar di Kecamatan Danau Teluk.
“Insyaallah tahun ini kita siapkan, termasuk kendaraan dan armadanya. Pelayangan dan Danau Teluk nantinya bisa saling membackup,” ujar Maulana.
Menurutnya, keberadaan pos Damkar yang lebih dekat dengan permukiman penting untuk mempercepat waktu respons petugas. Sebab, akses menuju kawasan Seberang Kota Jambi terkadang terkendala kepadatan lalu lintas, terutama di sekitar Jembatan Aur Duri I dan Aur Duri II.
Dengan adanya pos di Pelayangan, petugas diharapkan dapat lebih cepat menjangkau lokasi kebakaran sekaligus memperkuat koordinasi dengan personel Damkar Danau Teluk.
Tambahan Anggaran Rp14 Miliar
Untuk mendukung penguatan infrastruktur, Pemkot Jambi menambahkan sekitar Rp14 miliar untuk Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) dalam APBD Perubahan 2026.
Hal tersebut disampaikan Maulana usai rapat paripurna DPRD Kota Jambi dengan agenda pandangan akhir fraksi-fraksi terkait Nota Pengantar dan Nota Keuangan Ranperda Perubahan APBD Kota Jambi Tahun Anggaran 2026.
Tambahan anggaran tersebut diarahkan untuk sejumlah kebutuhan prioritas infrastruktur, termasuk penguatan fasilitas yang berkaitan dengan mitigasi risiko kebakaran.
Maulana menyebut lokasi pembangunan pos Damkar Pelayangan juga menjadi perhatian karena berada berdekatan dengan kawasan RS Adhyaksa.
“Kita melihat risiko dan potensi kebakaran di wilayah ini cukup besar. Karena itu, keberadaan pos Damkar di Pelayangan sangat penting untuk mempercepat respons,” katanya.
Kebakaran Tanjung Raden Jadi Evaluasi
Kebakaran di Tanjung Raden menjadi salah satu evaluasi Pemkot Jambi dalam memperkuat layanan Damkar di kawasan Seberang.
Saat penanganan kebakaran tersebut, petugas Damkartan disebut tiba sekitar enam menit setelah menerima laporan. Sebanyak 10 armada dengan sekitar 50 personel dikerahkan.
Proses pemadaman hingga pendinginan menggunakan sekitar 60 ribu liter air.
Maulana menilai kondisi permukiman di kawasan Seberang yang sebagian masih menggunakan bangunan berbahan kayu membuat api berpotensi cepat merambat dan memperluas dampak kebakaran.
“Sebagian besar rumah berbahan kayu. Kalau terjadi kebakaran, api bisa cepat merembet dan jumlah rumah yang terdampak bisa banyak,” ujarnya.
Karena itu, penguatan armada dan personel perlu dibarengi dengan penambahan titik layanan Damkar yang lebih dekat dengan permukiman warga.
Pemkot Jambi berharap pos Damkar Pelayangan nantinya dapat meningkatkan kecepatan penanganan kebakaran sekaligus memperkuat koordinasi dengan Kecamatan Danau Teluk.
“Dua kecamatan ini nantinya bisa saling berkolaborasi dan saling membackup,” kata Maulana.
Selain pembangunan pos, Pemkot Jambi juga membuka peluang dukungan hibah untuk memperkuat kendaraan, armada dan kebutuhan operasional Damkartan di kawasan tersebut.
Pembangunan pos Damkar Pelayangan diharapkan menjadi langkah strategis Pemkot Jambi dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran serta mempercepat perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat di kawasan Seberang Kota Jambi. (DVD)
45 Mahasiswa UIN Jambi Ikuti Workshop Pra Kerja, Dibekali Etika hingga Kompetensi
PMI Jambi Siagakan Air Bersih, Masker dan Oksigen Hadapi Dampak Karhutla
Sepanjang 2026, Damkar Kota Jambi Catat 179 Kejadian Kebakaran
DPRD Kota Jambi Minta Tambahan Rp100 Juta per Kecamatan untuk Sarpras Pelayanan Publik
Belajar dari Kebakaran Tanjung Raden, Pemkot Jambi Percepat Pembangunan Pos Damkar Pelayangan
ISPA Dominasi Kasus di Kota Jambi, Tembus 6.508 Pasien di Tengah Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat
62 Titik Hotspot Terdeteksi di Tebo, Dominan di Kecamatan Sumay