Avtur Mulai Dipasok, Tiket Pesawat Bungo-Jakarta Kini Lebih Murah

Sabtu, 26 September 2026 - 15:22:08 WIB - Dibaca: 196 kali

Ilustrasi Pesawat Batik Air di Bandara Muara Bungo saat layanan pengisian Avtur mulai tersedia. Foto: Saudi
Ilustrasi Pesawat Batik Air di Bandara Muara Bungo saat layanan pengisian Avtur mulai tersedia. Foto: Saudi ()

JAMBIPRIMA.COM, BUNGO – Harga tiket pesawat rute Muara Bungo-Jakarta mulai menunjukkan penurunan setelah layanan bahan bakar pesawat atau Avtur tersedia di Bandara Muara Bungo, Kabupaten Bungo, Jambi.

Harga tiket Batik Air yang sebelumnya berada di kisaran Rp1,6 juta hingga Rp1,7 juta untuk sekali perjalanan, kini dilaporkan berada pada kisaran Rp1,3 juta hingga Rp1,4 juta.

Artinya, terdapat penurunan sekitar Rp300 ribu dibandingkan harga sebelumnya. Perubahan harga ini muncul tidak lama setelah Pertamina Patra Niaga memulai pelayanan Avtur perdana di Bandara Muara Bungo.

Layanan Avtur tersebut mulai dijalankan sebagai bagian dari market trial untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar penerbangan secara langsung di Bandara Muara Bungo. Kehadiran fasilitas tersebut juga diharapkan mendukung konektivitas udara dan aktivitas ekonomi di wilayah Bungo dan sekitarnya.

Bagi masyarakat yang rutin bepergian ke Jakarta, penurunan harga tiket tersebut menjadi perkembangan yang cukup diperhatikan. Terlebih, jalur udara menjadi salah satu pilihan bagi pelaku usaha maupun masyarakat yang membutuhkan perjalanan lebih cepat ke ibu kota.

Selain harga tiket, ketersediaan Avtur di bandara juga berkaitan dengan efisiensi operasional penerbangan. Sebelumnya, kebutuhan bahan bakar penerbangan harus menjadi bagian dari perhitungan operasional pesawat yang melayani rute dari Muara Bungo.

Namun, harga tiket pesawat tetap bersifat dinamis. Tarif dapat berubah berdasarkan tanggal keberangkatan, tingkat permintaan, ketersediaan kursi, serta kebijakan masing-masing maskapai.

Secara nasional, harga Avtur juga mengalami perubahan sepanjang 2026. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mencatat rata-rata harga Avtur per 1 Agustus 2026 sebesar Rp21.892 per liter. Pada periode tersebut, maskapai penerbangan domestik berjadwal dapat menerapkan fuel surcharge maksimal 30 persen dari tarif batas atas sesuai kelompok layanan.

Bagi pelaku usaha di Bungo yang cukup sering melakukan perjalanan udara, penurunan tarif tersebut dinilai dapat membantu menekan biaya perjalanan bisnis.

Salah seorang pengusaha Bungo, Zakaria, mengatakan turunnya harga tiket menjadi kabar positif bagi masyarakat dan pelaku usaha yang memiliki mobilitas tinggi.

"Kalau harga tiket bisa lebih terjangkau, tentu sangat membantu, terutama bagi pengusaha yang cukup sering bepergian ke Jakarta. Dengan adanya Avtur di Bandara Muara Bungo, kita berharap penerbangan dari Bungo semakin berkembang dan harga tiket bisa lebih kompetitif," kata Zakaria. (sab)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA