Kabut Asap Selimuti Tebo, Guru MTsN 1 Tetap Jalankan Pembelajaran Daring

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:23:48 WIB - Dibaca: 61 kali

Guru MTsN 1 Tebo beraktivitas pembelajaran daring di tengah kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Tebo, Jambi. Foto: Subahan
Guru MTsN 1 Tebo beraktivitas pembelajaran daring di tengah kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Tebo, Jambi. Foto: Subahan ()

JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Tebo, Jambi, tidak menyurutkan semangat para guru MTsN 1 Tebo dalam menjalankan tugasnya. Meski kualitas udara menurun, kegiatan pembelajaran tetap berlangsung secara daring demi memastikan pelayanan pendidikan kepada siswa tidak terhenti.

Aktivitas para guru terlihat di ruang guru MTsN 1 Tebo. Mereka tetap fokus menyiapkan materi ajar, melakukan evaluasi pembelajaran, serta memanfaatkan media digital untuk mendukung proses belajar mengajar dari jarak jauh.

Pembelajaran daring menjadi salah satu upaya agar kegiatan pendidikan tetap berjalan di tengah kondisi lingkungan yang kurang kondusif akibat kabut asap.

Para pendidik berupaya menjaga kualitas pembelajaran meski menghadapi tantangan akibat penurunan kualitas udara. Persiapan materi dan evaluasi tetap dilakukan agar siswa dapat mengikuti kegiatan belajar sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.

Pihak madrasah mengapresiasi kedisiplinan dan dedikasi seluruh majelis guru yang tetap menjalankan tanggung jawabnya di tengah situasi tersebut.

"Komitmen dan profesionalisme guru sangat penting untuk memastikan proses pembelajaran tetap berlangsung. Kami mengapresiasi semangat para pendidik yang terus berupaya memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada peserta didik meskipun kondisi lingkungan sedang tidak ideal," demikian pernyataan pihak madrasah.

Pihak madrasah berharap semangat kebersamaan dan dedikasi para guru terus terjaga hingga kondisi udara di Kabupaten Tebo kembali membaik.

Selain itu, diharapkan kegiatan persekolahan dapat kembali berjalan normal seperti sediakala setelah situasi kabut asap mereda dan kondisi lingkungan memungkinkan aktivitas belajar mengajar berlangsung dengan aman. (san)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA