BUMDes Sumber Rejeki Gandeng SPPG Giri Purno, Pemdes Sari Mulya Beri Dukungan Penuh

Bung Karno Buka Jalan Petani Tebo Masuk Dapur MBG!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:36:18 WIB - Dibaca: 65 kali

Bung Karno, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tebo.
Bung Karno, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tebo. (David )

JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Petani lokal di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, kini memiliki peluang pasar baru melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Peluang tersebut terbuka setelah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Rejeki, Desa Sari Mulya, Kecamatan Rimbo Ilir, menjalin kemitraan dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Giri Purno untuk memasok kebutuhan bahan pangan.

Kemitraan strategis tersebut difasilitasi Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tebo, Karno, A.Md., yang akrab disapa Bung Karno. Kerja sama ini membuka peluang bagi hasil pertanian masyarakat, khususnya komoditas mentimun dan kacang panjang, untuk memenuhi kebutuhan dapur MBG.

Sekretaris Desa Sari Mulya, Triyono, S.Pd., menyambut baik langkah BUMDes dalam mengembangkan potensi ekonomi desa melalui kemitraan tersebut.

"Kami sangat mengapresiasi kerja sama ini. Pemerintah Desa siap memberikan pembinaan, fasilitasi, serta dukungan yang diperlukan agar kemitraan berjalan profesional dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Triyono, Jumat (23/10/2026).

Sementara itu, Kepala SPPG Tebo Rimbo Ilir Giri Purno, Dandy Setiawan, menegaskan bahwa kemitraan tersebut merupakan bentuk komitmen pihaknya dalam memberdayakan potensi pangan lokal.

"Kami berharap BUMDes Sumber Rejeki menjadi mitra strategis dalam menyediakan bahan pangan berkualitas sesuai kebutuhan dan standar yang berlaku, sehingga program pemenuhan gizi berjalan baik dan berkelanjutan," ungkap Dandy.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tebo, Karno, A.Md., menegaskan bahwa program MBG semestinya tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi petani lokal.

"Tugas kita di pemerintahan dan legislatif adalah memastikan hasil kerja keras petani memiliki kepastian pasar. Kehadiran SPPG harus menjadi motor penggerak ekonomi desa, bukan sekadar pusat pemenuhan gizi," tegas Bung Karno.

Melalui kemitraan ini, BUMDes Sumber Rejeki diharapkan mampu menjadi penghubung antara petani dan kebutuhan pasokan bahan pangan untuk program MBG. Dengan demikian, hasil pertanian masyarakat dapat terserap lebih optimal, sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan petani.

Kerja sama tersebut juga diharapkan menjadi contoh bagi BUMDes lain di Kabupaten Tebo untuk memanfaatkan peluang pasar dari program MBG, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan. (David)





BERITA BERIKUTNYA