Dua Kecamatan Belum Tersentuh PDAM, Komisi III DPRD Tebo Desak Perhatian Pemerintah Pusat!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:33:44 WIB - Dibaca: 61 kali

Audiensi Komisi III DPRD Tebo dengan jajaran Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Jakarta. Foto: David
Audiensi Komisi III DPRD Tebo dengan jajaran Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Jakarta. Foto: David ()

JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Komisi III DPRD Kabupaten Tebo bersama Perumda Air Minum Tirta Muaro melakukan audiensi dengan jajaran Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Jakarta, guna memperjuangkan perluasan jaringan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Tebo.

Audiensi yang dipimpin anggota Komisi III DPRD Tebo, H. Ngatiran, SE, tersebut mendapat sambutan positif dari jajaran Cipta Karya.

Dalam pertemuan itu, H. Ngatiran menegaskan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan air bersih masih cukup tinggi. Sedikitnya sekitar 4.000 sambungan rumah (SR) menjadi kebutuhan yang diharapkan dapat segera direalisasikan.

Menurutnya, kondisi efisiensi anggaran tidak boleh menjadi penghalang bagi pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama ketersediaan air bersih yang layak dan berkelanjutan.

"Di tengah kondisi efisiensi anggaran, kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian khusus terhadap kebutuhan sekitar 4.000 sambungan rumah di Kabupaten Tebo. Air bersih merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang harus menjadi prioritas," ujar H. Ngatiran kepada media ini usai kegiatan audensi dengan Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Jakarta, Senin (26/10/2026).

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Tebo, Dimas Cahya Kusuma, SH., MH., turut mendorong dukungan pemerintah pusat melalui pengembangan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS).

Menurutnya, pemerataan akses air bersih tidak cukup hanya mengandalkan perluasan jaringan PDAM, tetapi juga harus menjangkau desa-desa yang hingga kini belum terlayani jaringan perpipaan.

"Kami berharap program PAMSIMAS juga dapat diperluas, terutama bagi desa-desa yang belum terjangkau layanan PDAM. Jangan sampai masyarakat di wilayah pelosok terus kesulitan memperoleh air bersih," ungkap Dimas.

Dimas juga mendorong Pemerintah Kabupaten Tebo melalui instansi terkait untuk segera menginventarisasi desa-desa yang membutuhkan sarana air bersih, sekaligus menyiapkan usulan program yang memenuhi persyaratan teknis pemerintah pusat

Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya Komisi III DPRD Tebo bersama Perumda Tirta Muaro untuk membuka peluang dukungan anggaran dan program pemerintah pusat di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah.

Komisi III berharap pertemuan tersebut dapat ditindaklanjuti dengan langkah konkret sehingga kebutuhan sambungan rumah baru maupun penyediaan air bersih di desa-desa yang belum terlayani dapat direalisasikan secara bertahap. (David)





BERITA BERIKUTNYA