JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN – Camat Batang Masumai, Hendri, bersama sejumlah staf dan pihak Polsek Bangko melakukan pemantauan terhadap keberadaan alat berat jenis excavator yang diduga berkaitan dengan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kecamatan Batang Masumai, Kabupaten Merangin.
Pemantauan tersebut dilakukan sebagai langkah awal untuk menindaklanjuti dugaan aktivitas PETI yang dinilai meresahkan masyarakat. Hasil pendataan nantinya akan diserahkan kepada aparat penegak hukum (APH) untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Namun, warga meminta agar upaya penertiban dilakukan secara menyeluruh dan tidak tebang pilih, mulai dari wilayah hulu hingga hilir.
Tokoh masyarakat Batang Masumai, Syamsul Bahri, menegaskan bahwa penertiban harus dilakukan secara adil terhadap seluruh aktivitas yang diduga berkaitan dengan PETI.
“Demi keadilan dan pemerataan, tertibkan semua mulai dari hulu sampai ke hilir, Pak Camat. Jangan ada yang bilang nanti pilih kasih,” ungkap Syamsul Bahri.
Ia juga meminta pihak kecamatan membentuk tim khusus untuk melakukan pendataan terhadap alat berat yang masuk dan keluar dari wilayah tersebut.
“Kalau bisa, bentuk tim agar benar-benar tertib. Jangan sampai camat pergi, alat keluar lagi. Tertibkan semua,” harapnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini pada Selasa (27/10/2026), Hendri menjelaskan bahwa pemantauan telah dimulai sejak Senin (26/10/2026).
Pada hari pertama, rombongan melakukan pemantauan di Desa Pelangki. Selanjutnya, pada Selasa (27/10/2026), tim bergerak ke Desa Titian Teras untuk mengecek keberadaan alat berat yang diduga digunakan untuk menunjang aktivitas PETI.
Hendri menegaskan, pihaknya berkomitmen melakukan pemantauan di seluruh desa yang berada di wilayah Kecamatan Batang Masumai.
Menurutnya, terdapat 10 desa yang menjadi sasaran pemantauan guna memperoleh informasi dan memastikan kondisi di lapangan.
“Di Kecamatan Batang Masumai ada 10 desa. Kemarin kami sudah memantau di Desa Pelangki, dan hari ini kami berada di Desa Titian Teras. Kami akan mengecek setiap desa di Kecamatan Batang Masumai, selanjutnya akan kami serahkan kepada pihak yang berwajib untuk ditindaklanjuti,” ujar Hendri.
Pendataan tersebut diharapkan dapat membantu aparat penegak hukum menindaklanjuti dugaan aktivitas PETI yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar.
Warga berharap langkah pemantauan tidak berhenti pada pendataan semata, tetapi berlanjut pada penegakan hukum yang adil dan merata di seluruh wilayah Kecamatan Batang Masumai. (Lil)
Camat Batang Masumai Data Alat Berat Diduga untuk PETI, Warga Minta Penertiban Merata
Dosen UIN STS Jambi Sri Rahma Raih Juara II Duta Literasi Keuangan Provinsi Jambi 2026
Kolam Retensi Telago Kajang Lako Ditargetkan Pangkas Banjir hingga 80 Persen
Biaya Pelayanan Kesehatan BPJS Jambi Tembus Rp1,22 Triliun, Rasio Klaim 133,72 Persen
Maulana Berharap Pusat Tanggung Gaji PPPK, Rp250 Miliar Bisa untuk Bangun Jalan Kota Jambi
Polisi Tangkap Pria Asal Sumbar di Bungo, Sita 695 Gram Sabu dan 970 Butir Ekstasi