Kolam Retensi Telago Kajang Lako Ditargetkan Pangkas Banjir hingga 80 Persen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:42:21 WIB - Dibaca: 49 kali

Wali Kota Jambi Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Anggota Komisi V DPR RI Edi Purwanto, dan Kepala BWSS VI Jambi Ferdinanto meninjau pembangunan Kolam Retensi Telago Kajang Lako di kawasan Paal V, Kota Jambi. Foto: David
Wali Kota Jambi Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Anggota Komisi V DPR RI Edi Purwanto, dan Kepala BWSS VI Jambi Ferdinanto meninjau pembangunan Kolam Retensi Telago Kajang Lako di kawasan Paal V, Kota Jambi. Foto: David ()

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Kolam Retensi Telago Kajang Lako di kawasan Paal V, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi, ditargetkan mulai berfungsi pada akhir November 2026. Infrastruktur pengendali banjir tersebut diproyeksikan mampu mengurangi potensi banjir hingga 60–80 persen berdasarkan perencanaan teknis proyek.

Pembangunan kolam retensi ini menjadi salah satu upaya untuk mengatasi persoalan banjir dan genangan yang kerap terjadi di sejumlah wilayah Kota Jambi, terutama yang berkaitan dengan sistem aliran Sungai Asam.

Wali Kota Jambi Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha mendampingi Anggota Komisi V DPR RI Edi Purwanto dan Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI Jambi, Ferdinanto, meninjau perkembangan pembangunan infrastruktur tersebut.

Pemerintah Kota Jambi bersama pemerintah pusat dan legislatif mendorong agar pengerjaan proyek berjalan sesuai target sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat, khususnya saat musim hujan.

Maulana menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menyelesaikan pembangunan infrastruktur yang berkaitan langsung dengan keselamatan dan kenyamanan warga. Kolam Retensi Telago Kajang Lako juga dinilai berpotensi menjadi salah satu proyek percontohan dalam penanganan banjir perkotaan.

Dengan luas kawasan hampir sembilan hektare, kolam retensi ini dirancang tidak hanya untuk menampung dan mengendalikan limpasan air hujan, tetapi juga dikembangkan sebagai ruang publik yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Pemkot Jambi menyiapkan pengembangan kawasan tersebut sebagai ruang terbuka hijau, sarana rekreasi dan olahraga, sekaligus ruang pemberdayaan ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pengembangan kawasan multifungsi itu diharapkan memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi pengendalian banjir maupun penyediaan ruang aktivitas sosial dan ekonomi warga.

Meski demikian, efektivitas kolam retensi dalam mengurangi banjir nantinya akan bergantung pada kesiapan operasional, kapasitas tampungan, kondisi saluran penghubung, serta pemeliharaan infrastruktur secara berkelanjutan.

Dengan target mulai berfungsi pada akhir November 2026, Kolam Retensi Telago Kajang Lako diharapkan menjadi bagian penting dari upaya Pemkot Jambi dalam mengurangi risiko banjir sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan. (DVD)





BERITA BERIKUTNYA