Kementrian Kesehatan Dasar Nasional : 50,06 balita di Kabupaten Muarojambi Bertubuh Cebol

Kamis, 05 Juli 2018 - 09:20:49 WIB - Dibaca: 2479 kali

Ilustrasi
Ilustrasi (ist/Jambione.com)

SENGETI - Menurut sumber data riset yang dikeluarkan Kementrian Kesehatan Dasar Nasional, sebanyak 50,06 balita di Kabupaten Muarojambi, mengidap masalah stunting atau bertubuh pendek (cebol). 

Sedangkan berdasarkan data yang dikeluarkan World Health Organization (WHO), angka penanganan masalah gizi kronis yang disebabkan kurangnya asupan gizi pada bayi dalam waktu lama, sehingga menyebabkan terhambatnya masa pertumbuhan pada bayi yang tingi bandannya tidak sesuai dengan usianya ini, baru 30 persen dilakukan tindakan pencegahannya.

"Ya bila berdasarkan hasil dari riset dari kementrian dasar kesehatan nasional angka balita pengidap stunting dikabupaten Muarojambi sebanyak 50,06 persen," ungkap Zainal Abidin, Kadis Kesehatan Kabupaten Muarojambi melaui sekertarisnya Yes Isman.

Sambungnya, dalam pencegahan masalah orang pendek (cebol) agar tidak bertambah di Kabupaten Muarojambi saat ini bisa dilakukan dengan cara interfrensi sfesifik yakni dimulai dari pemberian tablet darah pada remaja, ibu sebelum hamil dan hamil, dan ibu menyusui berlanjut kepada bayi dan balita.

"Karena masalah orang pendek (cebol) ini hanya bisa diketahui dari bayi hingga balita saja, maka pencegahannya dimulai dari remaja hingga masa ibu menyusui,” terangnya.

Kemudian 70 persen penyebab masalah stuting, adalah masalah kurangnya akses air bersih yang belum diukuran diatas 80 persen baik, kemudian akses sanitasi seperti pembuangan kotoran, sampah dan limbah yang sembarangan, dan yang terakhir pola menkonsumsi makanan yang terkontaminasi oleh zat zat kimia.

"Air bersi, sanitasi dan pangan tiga hal tersebutlah saat ini menjadi interfrensi sensitif dominan dalam pencegahan masalah orang pendek (cebol) di Muarojambi saat ini,”ungkapnya. (***)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA