JAMBI - Perebutan perahu PDIP terus berlangsung. Hingga Jumat sore, sudah empat kandidat bakal calon gubernur (bacagub) yang resmi mendaftar dengan mengembalikan formulir penjaringan. Mereka adalah Bupati Tanjab Barat Safrial, Presiden HKKI Ramli Taha, Bupati Merangin Al Haris dan Walikota Jambi Syarif Fasha.
Jum'at (20/9) kemarin, tiga kandidat mendatangi rumah perjuangan PDIP ini. Diawali Ramli Taha tiba sekitar pukul 14.45 Wib, lalu disusul Al Haris diwakili tim pukul 17.00 Wib dan Sy Fasha malam harinya.
Ramli Taha usai menyerahkan formulir pendaftaran ke sekretariat penjaringan PDIP Provinsi Jambi merasa senang. Rasa senang tersebut dipicu setelah mengetahui bahwa kompetitornya dalam memperebutkan dukungan PDIP adalah gubernur dan para bupati/walikota. "Justru saya senang ada Gubernur dan Bupati atau Walikota. Disitulah menariknya mereka ikut mendaftar," terang Presiden Himpunan Keluarga Kerinci Indonesia (HKKI) itu.
Ia juga mengaku seluruh persyaratan telah dipenuhi. Termasuk diantaranya adalah visi misi. "Insyaallah semua syarat kita penuhi. Termasuk juga mencantumkan visi misi,"ungkapnya.
Selain itu dirinya juga siap untuk menghadapi tantangan partai dalam memberikan dukungan. Bahwa partai akan memberikan dukungan kepada bakal calon yang memiliki hasil survei terbaik. Karena dirinya merasa bahwa sudah melakukan sosialisasi dengan cara sendiri.
"Saya juga sudah melakukan sosialisasi kepada kelompok dan ormas. Orang punya cara sendiri sendiri untuk sosialisasi," katanya.
Ramli Thaha mengaku dirinya terus membangun komunikasi dengan pengurus Partai. Dan komunikasi yang dilakukannya terjalin dengan baik. Bahkan dengan kader PDIP Abdullah Sani.
Sementara itu, pengembalian formulir pendaftaran Al Haris diwakili oleh Hasan Mabruri dan tim. Sebab, yang bersangkutan masih berdinas di Merangin sebagai Bupati. "Sedianya hari ini beliau ingin hadir. Akan tetapi karena beliau Bupati aktif, sehingga hari ini memilih standby di Merangin untuk mengawasi dan mengatasi bencana kebakaran dan asap," kata Hasan Mabruri, Jumat (20/9).
Pria yang biasa dipanggil Bohok ini mengatakan mereka mengantarkan formulir dan berkas yang disyaratkan. "Insyaallah bahan lengkap semua. Itu bisa ditanyakan langsung ke panitia," ucapnya.
Untuk keberangkatan rombongan yang mewakili Al Haris ini sendiri diketahui dari kediaman mantan Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus (HBA) di bilangam lorong Ibrahim, Kota Jambi. Hal itu tersirat dari pengakuan Hasan Mabruri. Namun dibenarkan tim yang lainnya.
"Memang benar kami berangkat ke sini (PDIP, red) dari lorong Ibrahim," ungkapnya.
Hotman Sitanggang ketua panitia seleksi penerimaan bakal calon gubernur PDIP Provinsi Jambi mengatakan berkas pendaftaran para kandidat sudah lengkap. "Setelah kita terima pengembalian formulir dan berkas yang harus dilengkapi ternyata sudah lengkap," ucap Hotman Sitanggang, Jumat (20/9).
Sementara itu, Wali Kota Jambi Syarif Fasha, Jumat malam (20/9) datang sendiri mengembalikan formulir pendaftaran penjaringan Cagub PDIP. Pantauan di lokasi, Fasha yang didampingi sejumlah timnya tiba di kantor DPD PDIP Provinsi Jambi sekitar pukul 20.15 WIB.
Usai menyerahkan formulir pendaftaran, Sy Fasha menegaskan langkahnya mengembalikan formulir pendaftaran ini merupakan pernyataan sikapnya siap maju di Pilgub Jambi 2020 mendatang. "Resmi Saya menyatakan sikap siap maju menjadi Calon Gubernur Jambi," katanya kepada awak media.
Fasha berharap, PDIP bisa mendukung, mengusung, memenangkan dan bersama-sama dengan dirinya untuk membangun Provinsi Jambi kedepan nanti. Lantas bagaimana dengan sosok seorang wakil?, Fasha pun mengaku siap meminang kader PDIP untuk mendampinginya bertarung pada kontestasi politik paling bergensi di Provinsi Jambi ini.
"Untuk wakil, memang perlu pemikiran dan koordinasi dengan banyak pihak. Sangat memungkinkan juga dari kader PDIP," tegasnya.(fey)