Sufardi: Jangan Ado lagi Minta Minta Duit

Jumat, 18 Oktober 2019 - 09:05:18 WIB - Dibaca: 2131 kali

()

JAMBI -- Sufardi Nurzain dan El Helwi berharap anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2019-2024 tidak lagi melakukan cara cara yang mereka lakukan saat pengesahan RAPBD. Dia juga berharap tidak ada lagi Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jambi. Ini diungkapkan Sufardi kepada Jambi Jambi One.

Kebetulan, Jambi One satu pesawat dengan Sufardi dan El Helwi dari Jakarta ke Jambi. Untuk diketahui, kedua mantan anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019 itu didatangkan jaksa KPK dari Jakarta ke Jambi untuk memberikan sekasian pada sidang Joe Fandi Yoesman Alias Asiang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi, Kamis (17/10).

Keduanya berangkat dari Jakarta menggunakan pesawat lion Air JT 600 jenis Boeing 373 – 800 dengan pengawalan empat anggota polisi. Di sepawat, keduanya duduk di kursi 34 B dan 34 E. kebetulan kursi Sufardi berada di belakang Jambi One. Pantauan Jambi One. Keduanya diapit masing masing dua anggota polisi yang mengawalnya. Tangannya diborgol dan mengenakan rompi orange, khas tahanan KPK.

Meski dikawal cukup ketat, keduanya terlihat santai dan sempat ngobrol dengan Jambi One.  Di sela sela obrolan itulah, Sufardi mengatakan dia berharap tidak ada lagi OTT di Jambi. ‘’

Cukuplah kami kami bae lah yang merasokan ini. Jangan ado lagi  suap suap,"katanya.

            Dia menaruh harapan besar kepada DPRD saat ini untuk tidak ada lagi gratifikasi dalam pembahasan RAPBD. "Sebenarnya persoalan pemberian (uang) itu sudah ada sejak dulu. Tapi sistemnyo bae yang beda. Sayo harap yang (dewan) baru jangan ada lagi (minta minta uang),’’ katanya lagi.

            Bahklan Sufardi sampai dua kali menyatakan sebenarnya sistem suap menyuap dalam pembahasan APBD terjadi dari dulu. Hanya saja polanya yang ada berbeda beda. "Dari dulu dulu sudah ado, tapi ya naas bae kito yang keno,"ujarnya lagi.

            Sepanjang penerbangan dari Jakarta ke Jambi, Sufardi dan El Helwi tampak santai. Bahkan keduanya terlihat sempat tertidur. Ketika mendarat di Bandara Sultan Thaha STS Jambi, keduanya terlihat dijemput mobil tahanan Kejati Jambi. (isw).  

 

 





BERITA BERIKUTNYA